Bangun Sinergi, Wartawan Kota Solok Ikuti Bimtek Bersama Diskominfo

Dr. Asrinaldi sharing informasi bersama wartawan Kota Solok
Dr. Asrinaldi sharing informasi bersama wartawan Kota Solok (Ist)

Solok Kota, Klikpositif - Puluhan wartawan dari beragam media mengikuti bimbingan teknis bersama Dinas Kominfo Kota Solok , Jum'at (26/11/2021) di aula D'relazion, Kota Solok . Bimtek dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi pemerintah daerah dan wartawan .

Bimtek dengan tema "Sinergi Media dan Pemerintahan sebagai Mitra dalam Kemajuan Daerah" menghadirkan pembicara Ketua Program Doktor Studi Kebijakan, FISIP Universitas Andalas, Dr. Asrinaldi.

baca juga: Beraksi di 6 TKP, Pelaku Jambret Dibekuk Tim Polsek Kota Solok

Kepala Bidang IKP Diskominfo, Yon Hasdian mengatakan, media memegang peranan besar dalam mendorong pembangunan Kota Solok . Media menjadi jembatan antara pemerintah daerah dan masyarakat, maupun sebaliknya.

"Kita sangat menyadari, wartawan sangat sentral dalam mendorong kemajuan daerah, perlu sinergi antara pemerintah dan media, karena dalam konteks ruang publik, media menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah," paparnya didampingi ketua pelaksana, Beny Junaidi.

baca juga: Jadi Kurir Sabu, ASN Ditangkap Polisi di GOR Batu Tupang Solok

Tentunya, kata Yon Hasdian, wartawan mengedepankan profesionalitas dan memegang teguh kode etik jurnalistik. Dengan begitu, akan lahir produk jurnalistik yang berkualitas dan bermanfaat luas bagi masyarakat dan daerah.

Selain itu, media massa menjadi tumpuan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar ditengah maraknya hoaks, terutama di media sosial. Informasi yang jernih yang disajikan wartawan akan sangat mempengaruhi arah kebijakan dan pembangunan.

baca juga: Lomba Sumdarsin, Wako Solok : Ini Untuk Melindungi Masyarakat

Sementara itu, Dr. Asrinaldi menjelaskan, pers merupakan pilar penting dalam membangun demokrasi. Karya jurnalistik yang lahir dari wartawan bahkan tidak jarang menjadi dasar pengambilan kebijakan.

"Pers pilar demokrasi, menjalankan fungsi pengawasan. Jika tidak ada distribusi informasi, maka pengambil kebijakan bisa berasumsi mereka benar sendiri, pers harus mengawal pemerintahan," paparnya.

baca juga: Miris, Dua Pelajar SD di Kota Solok Dicabuli Ayah Tiri

Disisi lain, katanya, keterbukaan informasi publik merupakan hal yang penting juga dipahami oleh pemerintah daerah dan instansi publik. Ruang informasi harus dibuka untuk kepentingan masyarakat.

"Jika sinergi dan kolaborasi ini terbangun dengan baik, maka kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah akan berjalan dengan pula dengan baik," tutupnya.

Editor: Syafriadi