Tingkatkan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi, Pemko Gandeng Kejari Solok

Bimtek pengawasan pekerjaan konstruksi Perkim Kota Solok di Bukittinggi
Bimtek pengawasan pekerjaan konstruksi Perkim Kota Solok di Bukittinggi (Prokomp)

Bukittinggi, Klikpositif - Pengawasan pekerjaan konsruksi menjadi bagian penting dalam menjaga keberhasilan pembangunan infrastruktur di Kota Solok . Tanpa pengawasan, pekerjaan rawan penyimpangan.

Dalam upaya mengantisipasi kerawanan itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) melakukan bimtek bagi pengawas, bimtek dilaksanakan di Grand Rocky Hotel Bukittinggi.

baca juga: Beraksi di 6 TKP, Pelaku Jambret Dibekuk Tim Polsek Kota Solok

Perkim Kota Solok menggandeng jaksa muda Kejari Solok , Sutrisna sebagai narasumber, turut hadir Kadis Perkim, Jusmardi. Kegiatan itu dibuka Wakil Wali Kota Solok , Dr. Ramadhani Kirana Putra, Jum'at (5/11/2021).

Menurut Wawako Solok , pembangunan di sektor jasa konstruksi membutuhkan SDM yang berkualitas, agar pelaksanaan kegiatan bisa sesuai dengan harapan dan bermanfaat luas bagi masyarakat.

baca juga: Jadi Kurir Sabu, ASN Ditangkap Polisi di GOR Batu Tupang Solok

"SDM ini adalah termasuk pihak pemberi pekerjaan seperti Pejabat Pembuat Komitmen atau petugas lainnya yang bertanggungjawab melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan konstruksi," paparnya.

Dikatakannya, tidak jarang terjadi masalah dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi seperti kualitas yang rendah, tidak memenuhi syarat, waktu penyelesaian pekerjaan yang terlambat, hal itu dipicu lemahnya pengawasan.

baca juga: Lomba Sumdarsin, Wako Solok : Ini Untuk Melindungi Masyarakat

Pengawasan yang baik, ulasnya, dapat mencegah masalah-masalah penyimpangan sehingga pekerjaan berjalan dengan lancar, terkendali dan diperoleh hasil yang memuaskan.

"Ada 4 hal yang penting dalam aspek pengawasan dan pengendalian pekerjaan konstruksi, yakni tepat mutu, tepat biaya, tepat waktu

baca juga: Miris, Dua Pelajar SD di Kota Solok Dicabuli Ayah Tiri

dan akuntabel" tambah Dhani.

Pihaknya menekankan, pengawas pekerja yang ada di lingkungan Pemko Solok untuk menjalankan tugas dan fungsi dengan baik. Dengan begitu, potensi penyimpangan bisa ditekan sekecil mungkin dan terhindar dari persoalan hukum.

"Dengan adanya bimbingan dari Kejaksaan Negri Solok, setidaknya pengetahuan dan kapasitas pengawas bisa ditingkatkan. Hindari penyimpangan agar tidak terjerat hukum,"tutupnya.

Editor: Syafriadi