Gebyar Vaksin, Cara Kota Solok Wujudkan Herd Immunity

Gebyar vaksin di Sport hall Tanjung Paku, Wali Kota Solok berikan hadiah sepeda bagi warga
Gebyar vaksin di Sport hall Tanjung Paku, Wali Kota Solok berikan hadiah sepeda bagi warga (Prokomp)

Solok Kota, Klikpositif - Kota Solok terus berpacu dengan waktu memperluas cakupan vaksinasi Covid-19. Ditargetkan, November 2021, vaksinasi dosis pertama sudah menyentuh angka 70 persen dan dosis kedua sebanyak 40 persen.

Target yang ditetapkan pemerintah Kota Solok itu dibarengi dengan upaya masif melalui gebyar vaksin. Hampir dalam setiap kegiatan sosial dan bentuk lainnya dibarengi posko layanan vaksinasi.

baca juga: HDI 2021, H. Irzal Ilyas Minta Pemda Berikan Perhatian Terhadap Kaum Disabilitas

Masyarakat bisa mendapatkan suntikan vaksin tanpa harus datang ke pusat layanan vaksinasi yang disediakan di puskesmas dan lainnya. Pemerintah mencoba jemput bola terhadap masyarakat yang belum tersentuh vaksin.

Seperti dalam kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Sporthall Tanjung Paku Kota Solok , Sabtu (23/10/2021). Selain kegiatan sosal, juga difokuskan dengan kegiatan vaksinasi Covid-19.

baca juga: Mengapa Varian Baru Virus Corona Dinamakan Omicron? Ini Penjelasannya

Guna memancing animo masyarakat, Wali Kota Solok , H. Zul Elfian Umar bahkan menyediakan satu unit sepeda bagi peserta yang beruntung dalam undian.

Selain hadiah sepeda dari Wali Kota, pihak IDI Kota Solok juga menyediakan hadiah menarik bagi masyarakat yang datang vaksin. Tentunya, hadiah bukan hal utama, tapi yang terpenting kesadaran masyarakat.

baca juga: Ini Ketentuan Biaya RT-PCR yang Hasilnya Selesai Lebih Cepat

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Solok , Nova Elvino mengatakan, sejak Kota Solok terpapar Covid-19 pada Mei 2020 lalu, semua pihak terus bekerja keras untuk menangani wabah.

Tim Satgas Covid-19 Kota Solok bahkan secara terus menerus melakukan pencegahan dengan upaya penyemprotan disinfektan, sosialisasi protokol kesehatan pencegahan dan juga testing, tracing, dan tracking (3T). Selain itu juga penanggulangan dengan perawatan terhadap pasien.

baca juga: Strategi Satgas COVID-19 Cegah Masuknya Varian Omicron ke Indonesia

"Dan langkah paling penting yang harus dilakukan dengan vaksinasi Covid-19. Tujuannya jelas, agar kekebalan kelompok bisa terwujud," ungkap Nova Elfino ketika menghadiri vaksin massal di Sporthall Tanjung Paku.

Juga tampak hadir Kapolres Solok Kota AKBP Ferri Suwandi, Dandim 0309/Solok, Letkol (Arm) Reno Triambodo. TNI dan Polri memang menjadi mitra utama pemerintah dalam memperluas cakupan vaksin Covid-19.

Terkait target 70 persen vaksinasi Covid-19 Kota Solok pada November 2021, menurut Nova Elfino, harus didukung oleh semua komponen. Kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin harus terus ditingkatkan rangsang.

"Vaksin Covid-19 itu aman terhadap kesehatan, dan salah satu ikhtiar kita untuk merangsang imunitas tubuh agar lebih kebal terhadap serangan virus Corona,"terangnya.

Masyarakat dituntut untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi. Diakuinya, masih banyak masyarakat yang takut vaksin lantaran mendapat berbagai informasi bohong terkait vaksin Covid-19.

Memberikan pemahaman terhadap masyarakat sangat perlu dilakukan. Jika tidak, masih akan ada masyarakan sasaran vaksinasi takut untuk disuntuk vaksin. Sosialiasi dari tingkat atas sampai RT dan RW.

"Tugas kita bersama memberikan pemahaman dan melakukan pendekatan terhadap masyarakat, agar vaksinasi Covid-19 di Kota Solok bisa berjalan sesuai target dan demi terwujudnya herd immunity," ulasnya.

Ketua IDI Kota Solok dr. Helwi Nofira menjelaskan, vaksinasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kota Solok dalam rangka memerangi pandemi covid-19.

"Imunitas kita akan terbentuk jika sudah divaksin 2x, jadi jangan lalai jika sudah divaksin satu kali," ucapnya.

Secara keseluruhan, target vaksinasi Covid-19 di Kota Solok sebanyak 57.035 orang. Jumalh itu terdiri dari SDM Kesehatan sebanyak 1.469 orang, lansia sebanyak 4.853 orang, petugas publik 8.893 orang, masyarakat rentan 34.156 orang, remaja 7.664 orang.

Hingga Jum'at (22/10/2021), total cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama sudah sebanyak 31.648 orang atau 55.49 persen, sementara dosis kedua sudah sebanyak 15.128 orang atau 26,52 persen.

"Untuk hari ini, ada penambahan sebanyak 881 orang dari enam pusat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Solok , mudah-mudahan target herd immunity bisa tercapai," terang juru bicara tim pananganan Covid-19 Kota Solok , Nurzal Gustim.

Editor: Syafriadi