Terkait Pembatalan Haji 2021, Wako Solok Minta Jemaah Bersabar

Wako Solok, H. Zul Elfian Umar saat sosialisasi KMA 660 dan PMA 13 tahun 2021 di Hotel Caredek
Wako Solok, H. Zul Elfian Umar saat sosialisasi KMA 660 dan PMA 13 tahun 2021 di Hotel Caredek (Ist)

Solok Kota, Klikpositif - Wali Kota Solok , H. Zul Elfian Umar mengajak Calon Jemaah Kota Solok untuk sabar menunggu pelaksana ibadah haji yang masih tertunda akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, pembatalan keberangkatan ibadah haji dalam dua tahun terakhir, semata-matamerupakanlangkahpemerintah untuk menjaga keselamatan masyarakat dari bahaya paparan virus Corona.

baca juga: HDI 2021, H. Irzal Ilyas Minta Pemda Berikan Perhatian Terhadap Kaum Disabilitas

"Kita masih berada dimasa pandemi yang menyebabkan keberangkatan haji juga mengalami perubahan, semoga masyarakat dapat mengerti dengan kondisi ini," tutur Zul Elfian saat sosialisasi KMA 660 dan PMA 13 tahun 2021 di Hotel Caredek, Selasa (5/10/2021).

Dalam Keputusan Mentri Agama nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji tahun 1442 Hijriah disebutkan, jemaah haji yang sudah melunasi Bipih pada tahap satu dan dua pada penyelenggaraan haji tahun 2021, akan diberangkatkan pada tahun haji 2022.

baca juga: Tiga Isu Strategis Untuk Penguatan Zakat Wakaf

Sementara itu, Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 13 Tahun 2021 mengatur tentang pelaksanaan ibadah haji reguler. Mulai dari pendaftaran jemaah haji , pembatalan keberangkatan hingga pembinaan jemaah haji .

Pelaksana harian (Plh) Kakankemenag Kota Solok , Rabamis menjelaskan, menjaga jiwa merupakan satu dari lima maqoshid syari'ah yang harus dijadikan sebagai dasar dalam penetapan hukum atau kebijakan Pemerintah.

baca juga: Kemenag Terbitkan SE Saat Perayaan Natal 2021, Ini Isinya

"Inilah yang menjadi salah satu pertimbangan dalam penetapan kebijakan pembatalan keberangkatan haji tahun ini, sehingga diharapkan akan terwujud kemaslahatan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kota Solok ," tuturnya.

Pemerintah bertanggung jawab dalam penanggulangan wabah dan keselamatan jiwa serta menjaga dan melindungi warga negara baik dalam maupun luar negara, melalui penanggulangan pandemi Covid-19.

baca juga: Bahas Jaringan Kelistrikan, PLN Solok Kunjungi Bupati Solok Selatan

Diakuinya, kebijakan pembatalan menimbulkan dampak di berbagai aspek, terlebih kepada para jamaah haji Kota Solok , baik yang sudah lunas biaya keberangkatan haji maupun yang belum.

"Untuk itu kami meminta masyarakat untuk bersabar karena saat ini Pemerintah terus mengupayakan solusi terbaik bagi permasalahan ini," lanjut Rabamis.

Sementara itu, Kabid Haji Kanwil Kemenag Sumbar, H. Joben memaparkan, daftar tunggu jemaah haji Sumatera Barat termasuk di dalamnya Kota Solok sebanyak 4.550 orang, yang belum melunasi 63 orang.

"Keputusan pembatalan diambil dengan pertimbangan keselamatan dan keamaan jamaah dari ancaman Covid-19 yang belum mereda. Mari bersabar, mudah-mudahan ibadah haji pada tahun 2022 bisa dilaksanakan," tutupnya.

Editor: Syafriadi