Dishut Pasaman Hibahkan Kayu Tangkapan untuk Pembangunan Fasum

Kayu Hasil Ilegal Logging yang Diamankan Dishut Pasaman Beberapa Waktu Lalu
Kayu Hasil Ilegal Logging yang Diamankan Dishut Pasaman Beberapa Waktu Lalu (KLIKPOSITIF/Man St Pambangun)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Dinas Kehutanan Kabupaten Pasaman berencana akan menghibahkan semua kayu tangkapan mereka untuk pembangunan fasilitas umum masyarakat.

Belasan meter kubik kayu jenis Meranti dan Banio itu menurut Kepala Dinas Kehutanan Pasaman Yozawardi bisa digunakan untuk pembangunan rumah ibadah, jembatan atau bisa juga untuk kegiatan sosial masyarakat.

baca juga: Subuh-subuh, Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Pasaman

"Kayu-kayu itu merupakan hasil penebangan liar yang kami sita dari sejumlah lokasi. Kondisinya masih bagus-bagus dan berkualitas," katanya pada KLIKPOSITIF .

Menurutnya untuk mendapat hibahan kayu temuan itu, masyarakat harus membuat proposal kegiatan sosial yang jelas, kemudian ditujukan kepada Dishut.

baca juga: Menteri KP Ingin Tingkatkan Budidaya Ikan Air Tawar di Pasaman

"Nantinya kami bakal memproses proposal ini. Tentunya kayu yang kami berikan juga sudah melalui putusan Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping," papar Yozawardi.

Yozawardi juga menyebutkan, kayu temuan yang akan dihibahkan itu berjumlah 17 meter kubik. Kayu-kayu jenis kelompok rimba dan Medang itu sendiri merupakan hasil temuannya sepanjang tahun 2016.

baca juga: Setelah Dikukuhkan, Majelis Pertimbangan Kelitbangan Gerak Cepat Bahas Dinamika Sumbar

"Kayu-kayu tersebut merupakan temuan kami di Lubuk Sikaping, Tigo Nagari, Koto Nopan, Jambak, dan Koto Tangah. Jumlah temuan beragam," ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya sudah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi maraknya illegal loging ini melalui kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL).

baca juga: Gubernur dan Kapolda Sumbar Temui Menteri LHK, Sampaikan Kerusakan Hutan Akibat Pembalakan Liar

"Kegiatan ini direalisasikan dalam bentuk penanaman berbagai macam jenis kayu-kayuan, dan ada tiga kecamatan yang sudah terealisasi seperti, Kecamatan Mapattunggul, Tigo Nagari, dan Padang Gelugur," pungkasnya kemudian.

[Man St Pambangun]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa