Akrab Dengan Teknologi, Anak Muda Punya Peluang Besar Mengembangkan Usaha

Wawako Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra memberikan motivasi terhadap pelaku usaha muda Kota Solok
Wawako Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra memberikan motivasi terhadap pelaku usaha muda Kota Solok (Prokomp)

Solok Kota, KLIKPOSITIF - Menumbuhkan para pengusaha, terutama anak muda menjadi perhatian ersendirii bagi Pemerintah Kota Solok . Berbagai upaya dilakukan untuk mendorong lahir serta berkembangnya usaha yang digawangi anak muda.

Sejatinya, kata Wakil Wali Kota Solok , Ramadhani Kirana Putra, sangat terbuka lebar peluang bagi anak muda untuk membangun usaha, apalagi, anak muda sangat akrab dengan kemajuan zaman dan teknologi.

baca juga: Usaha Kambing Hantarkan Hendra Saputra Wakili Kota Solok di Tingkat Provinsi

"Usaha ekonomi kreatif merupakan peluang bagi pelaku usaha muda, dan sangat berpotensi berkembang dengan memanfaatkan kemajuan teknologi," kata Ramadhani Kirana Putra saat membuka Bimbingan Teknis Kewirausahaan Pemula Bagi UMKM, Senin (21/6/2021) di Hotel Taufina.

Saat ini, gaya belanja masyarakat juga sudah beralih dari konvensional ke pasar digital. Apalagi, ditengah masa pandemi Covid-19 dengan beragam pembatasan keramaian. Pelaku usaha muda harus meraih peluang tersebut.

baca juga: Wawako Solok : Generasi Muda Harus Tetap Produktif di Masa Pandemi

Dhani juga sangat mengapresiasi, sudah tidak sedikit anak muda Kota Solok yang mulai tertarik masuk dalam dunia usaha, bergama usaha yang digawangi anak muda cukup berkembang dengan baik.

"Kita lihat, tidak sedikit anak muda yang membangun usaha Coffe Shop di berbagai sudut Kota Solok dan beragam usaha ekonomi kreatif lainnya, ini perlu kita dukung bersama agar terus berkembang," paparnya.

baca juga: Tekan Dampak Ekonomi, Pemko Solok Salurkan BST dan Beras PPKM

Dari sudut pandangnya, anak muda memang mesti didorong untuk membangun usaha, bukan masuk dalam dunia kerja. Anak muda lebih memiliki kreatifitas, akrab dengan teknologi yang nantinya memudahkan promosi dan pemasaran.

"Lahirkan inovasi-inovasi baru, Jangan jadikan pandemi ini penghambat namun jadikan motivasi dalam mencari peluang dalam mengembangkan usaha, manfaatkan media yang ada sehingga produk yang kita jual bisa viral," tutupnya.

baca juga: Kota Solok Masuk Wilayah PPKM Level Tiga

Sementara itu, Ketua BPC Hipmi Kota Solok , Leo Murphy mengatakan, Geliat pengusaha muda di kota Solok memang masih terganjal beragam persoalan, terutama soal perizinan dan permodalan.

Tanpa adanya legalitas, maka pengusaha muda akan sulit mengakses bantuan permodalan. Selain itu, iklim usaha yang kondusif belum berpihak pada pengusaha muda pemula.

"Pemerintah daerah harus membuka ruang kemudahan untuk perizinan usaha, dan akses permodalan sert menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berpihak pada pengusaha muda pemula," paparnya.

Pertumbuhan jumlah pengusaha muda di Kota Solok juga belum terlalu bagus, sejauh ini, tercatat di HIPMI baru ada 38-40 an pengusaha muda. Sementara Kota Solok sebagai Kota Dagang dan Jasa punya potensi untuk melahirkan lebih banyak pengusaha.

Editor: Syafriadi