Kasus Covid-19 Kota Solok Bertambah Sembilan, Enam Diantaranya Kontak Erat

Ilustrasi Tes Swab
Ilustrasi Tes Swab (Klikpositif)

Solok Kota, KLIKPOSITIF - Sembilan sampel yang dikirimkan posko Banda Panduang, Kota Solok ke laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dinyatakan positif Covid-19. Enam orang diantaranya merupakan kontak erat.

Dari hasil tracing yang dilakukan tim surveilans, diketahui warga terkonfirmasi diantaranya RSD (51) warga Kelurahan Simpang Rumbio, PBEP (56) warga kelurahan PPA, DS (37), honorer Dinsos Kota Solok , warga kelurahan Nan Balimo.

baca juga: Usaha Kambing Hantarkan Hendra Saputra Wakili Kota Solok di Tingkat Provinsi

Kemudian, YNY (43), ASN Dinas PU kota solok , warga taratak kelurahan Tanah Garam, EOF (35) warga Kelurahan Sinapa piliang, RR (31) warga Kelurahan Tanah Garam, DA (35), ASN kantor Camat Tanjung Harapan yang tercacat sebagai warga Kelurahan Tanah Garam.

"Kemudian ada dua pelajar masing-masing AA (13) warga Kelurahan PPA dan VGV (11) yang juga tercatat sebagai warga Kelurahan PPA," terang Sekretaris tim penanganan Covid-19 Kota Solok , Syaiful Rustam.

baca juga: Gubernur Minta Rumah Sakit di Sumbar Siapkan Psikolog untuk Semangati Pasien COVID-19

Hingga kini, jumlah kasus positif Covid-19 di daerah berjuluk Kota Beras Serambi Madinah sebanyak 1.249 orang, dari catatan Dinas Kesehatan Kota Solok tercatat 1.171 orang diantaranya sudah sembuh.

Kemudian, dua orang solasi di Rumah Sakit Tentara (RST) Kota Solok , di RSUD M. Natsir tiga orang, isolasi di RS Yarsi Pasaman satu orang, di RSUP M. Djamil satu orang dan isolasi khusus di Posko Banda Panduang Satu orang.

baca juga: Tangani Masalah Limbah Medis, BRIN Kembangkan Teknologi Berskala Kecil dan Mobile

"Dengan tambahan kasus hari ini, jumlah isolasi mandiri bertambah sebanyak 42 orang, sementara kasus meninggal dunia masih tetap 28 orang," papar Sekda Kota Solok itu.

Berkaca dari perkembangan kasus terkonfirmasi positif beberapa hari terakhir, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak bosan dalam menjalankan protokol pencegahan Covid-19.

baca juga: Pemeriksaan Mata Bisa Jadi Metode Baru Untuk Ungkap Pasien yang Alami Long Covid-19

"Kami tidak bosan-bosannya tetap menghimbau, mari setiap orang agar tetap memberlakukan prokes covid-19 dalam aktifitas keseharian dengan sangat ketat, mari saling mengingatkan," ajaknya.

Editor: Syafriadi