Tiga Persen Lebih Masyarakat Kota Solok Belum Tersentuh JKN-KIS

Wakil Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra menyerahkan kepesertaan BPJS Kesehatan pada peserta sosialisasi
Wakil Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra menyerahkan kepesertaan BPJS Kesehatan pada peserta sosialisasi (Prokomp)

Solok Kota, KLIKPOSITIF - Kepesertaan masyarakat Kota Solok dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah mencapai 96,7 Persen. Ada lebih kurang 3,3 persen masyarakat yang belum tersentuh program nasional tersebut.

Menurut Wali Kota Solok , Ramadhani Kirana Putra, capaian kepesertaan masyarakat Kota Solok dalam program BPJS Kesehatan cukup tinggi dibanding daerah lainnya di provinsi Sumatera Barat.

baca juga: Usaha Kambing Hantarkan Hendra Saputra Wakili Kota Solok di Tingkat Provinsi

Hal itu selaras dengan instruksi Presiden Jokowi agar seluruh masyarakat yang ada di daerah ikut serta dalam program JKN, tentunya dengan harapan derajat kesehatan masyarakat semakin tinggi.

"Masih ada 3,3 % masyarakat Kota Solok yang belum masuk JKN, Pemerintah daerah akan mencarikan solusi supaya seluruh masyarakat masuk dalam program jaminan kesehatan," sebutnya saat sosialisasi program JKN, Selasa (8/6/2021).

baca juga: Wawako Solok : Generasi Muda Harus Tetap Produktif di Masa Pandemi

Secara bertahap, ulasnya, Pemko akan kembali mereview layanan JKN. Bagi masyarakat yang sudah terlanjur menjadi peserta mandiri dan menunggak premi, Pemko Solok akan membantu menangguhkan dan dengan mekanisme yang ada akan diproses dan diverifikasi oleh Dinas Kesehatan Kota Solok .

Untuk itu, Ramadhani meminta dukungan dari RT dan RW sebagai garda terdepan penghubung Pemko dan masyarakat, untuk memberitahukan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

baca juga: Tekan Dampak Ekonomi, Pemko Solok Salurkan BST dan Beras PPKM

"Kami minta Dinas Kesehatan Kota Solok untuk menyiapkan diri jika nanti masyarakat kesini untuk mengurus JKN, dapat terlayani dengan baik," pesan Wawako.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok , Ardinal mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Solok juga sudah melakukan verifikasi dan validasi penerima bantuan dari Jamkes Sakato Pemerintah Kota Solok .

baca juga: Kota Solok Masuk Wilayah PPKM Level Tiga

Permasalahan saat ini, adanya kepesertaan ganda, peserta yang telah pindah domisili dan peserta yang telah meninggal dunia namun tetap masuk dalam kepesertaan JKN yang ditanggung Pemko Solok.

"Dinas Kesehatan Kota Solok tengah melakukan verifikasi dan validasi terhadap penerima bantuan dari Jamkes Sakato Pemerintah Kota Solok , terkait kepesertaan ganda, yang sudah pindah maupun yang sudah meninggal," tutupnya.

Editor: Syafriadi