Rapat Virtual Dengan Presiden, Daerah Diminta Waspada Lonjakan Kasus Covid-19

Wako dan Wawako Solok, H. Zul Elfian dan Ramadhani Kirana Putra mendengarkan arahan Presiden Jokowi
Wako dan Wawako Solok, H. Zul Elfian dan Ramadhani Kirana Putra mendengarkan arahan Presiden Jokowi (Prokomp)

Solok Kota, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Solok mengikuti rapat bersama Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Senin (17/5/2021). Rapat secara virtual itu dilakukan Wako H. Zul Elfian dan Wawako Ramadhani Kirana Putra dari kantor Balaikota Solok.

Dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi menekankan kepada seluruh kepala daerah terkait potensi peningkatan kasus penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di seluruh Indonesia, terutama pasca lebaran.

baca juga: Nagari Boleh Alokasikan Dana Desa untuk Penanganan Covid, Ini Besarannya

"Pasca Lebaran,diharapkan kepada seluruh kepala daerah waspada karena berpotensi jumlah kasus covid-19 akan meningkat, meskipun kita telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik," kata Presiden.

Menurut Presiden, salah satu yang menjadi atensi kepala daerah yakni mencegah naiknya kasus aktif. Menurutnya, l dari tahun kemarin kasus aktif di Indonesia selalu menurun.

baca juga: Divonis 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Swab Test, Habib Rizieq: Ada 2 Hal yang Tidak Bisa Diterima

"Ini yang harus kita pertahankan dengan melakukan berbagai langkah tepat dalam masa pra dan pasca lebaran, jangan sampai kasus positif aktif membludak pasca lebaran," ungkap Presiden.

Salah satu yang menjadi poin penting disampaikan Presiden terkait peningkatan mobilitas masyarakat pasca lebaran, terutama di berbagai fasilitas umum dan pariwisata.

baca juga: Hari Ini 12 Warga Tanah Datar Positif COVID-19, Polsek Sungayang Gelar Vaksinasi

Langkah antisipatif yang bisa dilakukan pemerintah yakni dengan membatasi kunjungan wisata dan memperketat penerapan prokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, penyebaran virus Corona masih belum terkendali, walaupun sudah dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan berbagai langkah lainnya.

baca juga: Banyak Remaja Penyintas Covid-19 di Sumbar, Ini Kata IDAI

"Bahkan, kita juga sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan potensi penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia," paparnya.

Untuk itu, masing-masing kepala daerahndan pihak terkait diminta untuk memperketat upaya pencegahan dan pelaksanaan protokol kesehatan agar Covid-19 tidak terus meluas.

Editor: Syafriadi