Jelang Puasa, Lembaga Adat Kota Solok Silahturahmi Dengan Pemko

Wako H. Zul Elfian  dan Wawako Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra Silahturahmi dengan pengurus lembaga adat kota Solok
Wako H. Zul Elfian dan Wawako Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra Silahturahmi dengan pengurus lembaga adat kota Solok (Prokomp)

Solok Kota, KLIKPOSITIF - Jelang memasuki bulan suci Ramadan, Pengurus Kerapatan Adat Nagari, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau dan Bundo Kanduang kota Solok menggelar silahturahmi, Sabtu (10/4/2021) di Masjid Lubuk Sikarah.

Dalam kesempatan itu, hadir langsung Wako Solok, H. Zul Elfian dan Wawako Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, serta ketua DPRD kota Solok, Hj. Nurnisma, berikut pengurus dari ketiga lembaga adat kota Solok.

baca juga: Perkembangan Covid-19 Kota Solok, 3 Sembuh 13 Positif

Wako Solok mengatakan, kegiatan silahturahmi antar lembaga adat di kota Solok bersama Pemko dan DPRD merupakan jembatan dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih baik untuk kemajuan kota Solok.

Apalagi, ulasnya, dalam hitungan hari, sudah memasuki bulan suci Ramadan, setiap umat muslim diperintahkan untuk membersihkan diri menyambut bulan yang penuh berkah dan ampunan tersebut.

baca juga: Jelang Idul Fitri 1442 H, Pramuka Kota Solok Bagikan Sembako Untuk Warga Membutuhkan

"Menyambut Bulan Ramadhan, kita harus membersihkan diri. Salah satu caranya adalah dengan tetap menjaga silaturrahim, baik dengan keluarga, tetangga dan juga masyarakat," sebut wako.

Memang diakui Wako Solok, peran dari LKAAM , Bundo Kanduang dan KAN sangat diperlukan pemerintah dalam mewujudkan visi menjadikan Kota Solok Kota yang diberkahi, maju dan sejahtera.

baca juga: Seribu Lebih Tenaga Kerja Non PNS Kota Solok Ikut Kepesertaan BP Jamsostek

Untuk membangun pemerintahan yang baik, bebernya, harus menguatkan tali tigo sapilin. Tali yang pertama yaitu niniak mamak, tali yang kedua alim ulama dan tali yang ketiga cadiak pandai.

"Sinergisitas antara Pemerintah Kota Solok dengan LKAAM , Bundo Kanduang dan KAN harus tetap dipertahankan karena ketiga lembaga adat ini memiliki peran yang sangat besar dan efektif dalam membangun Kota Solok menjadi lebih baik lagi," sebut wako.

baca juga: Update Covid-19 Kota Solok, 12 Kasus Baru, 8 Orang Sembuh

Wako juga turut sedikit menyoroti soal krisis budaya yang mulai menggerus kekayaan tradisi masyarakat Minang. Generasi muda mulai beralih dan condong mencintai budaya yang datang dari luar dan bertentangan dengan nilai agama, adat serta hukum.

"Dunia generasi muda telah dirasuki budaya yang merusak, pergaulan negatif sangat menyolok mata. Kita tidak mungkin menentang zaman, namun perubahan zaman itu seharusnya tidak menghilangkan jati diri adat dan budaya Minangkabau ditengah masyarakat," pesannya.

Wawako Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra menambahkan, silaturrahim antar lembaga adat dan Pemko Solok diharapakan memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam mempertahankan adat dan tradisi daerah.

"Kita juga minta kalangan Niniek Mamak, alim ulama dan Bundo Kanduang untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi untuk menekan dampak Covid-19," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Solok Hj.Nurnisma meminta lembaga adat kota Solok untuk ikut mengawal jalannya pemerintahan dan memberikan masukan yang positif demi pembangunan kota Solok.

"Peran lembaga adat sangat besar ditengah masyarakat, tentu juga besar bagi pemerintah daerah dan DPRD, untuk itu mari kita saling membangun untuk kota Solok yang lebih baik," tutupnya.

Editor: Syafriadi