Dinkes Solsel: Bagi yang Masih Ragu pada Vaksin COVID-19, Simak Tahapan Ini Sebelum Divaksin

Kasi Surveilance Dinkes Solsel, Mega Verta Christina
Kasi Surveilance Dinkes Solsel, Mega Verta Christina (KLIKPOSITIF/Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan ( Solsel ) dalam waktu dekat akan melakukan vaksinasi Tahap III dengan sasaran vaksinasi Wartawan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, ojek hingga pedagang pasar.

Kasi Surveilance Dinas Kesehatan Solsel Mega Verta Christina mengatakan masyarakat tidak perlu terpengaruh informasi yang tidak benar sehubungan vaksinasi tersebut.

baca juga: Hendrivon Berharap Wartawan yang Bertugas di Solsel Bisa Bergabung ke PWI

"Petugas tidak bisa serta merta memberikan vaksin kepada seseorang, tetapi ada tahapan yang dilakukan sebelum seseorang itu bisa diberikan vaksin atau tidak," kata Mega.

Dia menjelaskan tahapan tersebut dimulai dari pendaftaran, dilanjutkan dengan screening, kemudian penyuntikan dan terakhir observasi.

baca juga: Politeknik Negeri Padang Buka Kampus Baru di Solok Selatan

"Pada saat Screening ini ada 13 poin screening yang akan dilakukan sebelum seseorang dinyatakan bisa diberikan Vaksin. Lalu hasil screening ini menentukan apakah dapat lanjut ke penyuntikan atau vaksinasi, tunda vaksinasi atau tidak bisa disuntik vaksin," jelasnya.

Dia melanjutkan, bagi calon penerima vaksin yang pada saat Screening ditemukan penyakit penyerta atau Komorbid seperti Jantung, Diabetes, dan Kanker, maka hasil screening tersebut akan dirujuk ke rumah sakit di bawah pengawasan dokter, guna mengetahui dilanjutkan atau tidaknya vaksinasinya.

baca juga: Ketua DPRD Solsel Sebut Jalan Tembus Tanggo Akar-Sungai Aro Dianggarkan Kembali Tahun 2022

"Kita ada tim KIPI di dalamnya ada 12 dokter spesialis yang melakukan pengawasan dan kajian bagi penderita Komorbit untuk bisa Divaksinasi atau tidak," katanya

Dia mengungkapkan sejak dimulainya vaksinasi Covid-19 di daerah itu telah dilakukan vaksinasi terhadap 936 tenaga kesehatan, dan sampai hari ini tidak ditemukan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi/vaksinasi (KIPI).

baca juga: Zigo Rolanda Pimpin TSR Di Masjid Salman Nagari Lubuk Gadang Utara Solsel

"Alhamdulillah sejak vaksinasi pertama tidak ditemukan adanya KIPI. Jadi hal ini menandakan bahwa vaksin ini aman. Ayo lakukan Vaksinasi, mari kita dukung Upaya Pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19, Kita Sehat Indonesia Kuat," katanya

Penulis: Kamisrial | Editor: Khadijah