Sempat Melandai, Kasus Harian Covid-19 di Kota Solok Kembali Naik

Posko penjaringan Covid-19 Kota Solok
Posko penjaringan Covid-19 Kota Solok (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Setelah sempat melandai dalam seminggu terakhir, kasus harian Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) kembali menanjak. Kamis (25/2/2021), tercatat 7 kasus baru.

Dari data Dinas Kesehatan Kota Solok , tambahan kasus baru tersebut berasal dari sampel yang dikirimkan oleh pihak Posko Covid-19 Banda Panduang ke laboratorium Unand Padang.

baca juga: Baru Dilahirkan, Bayi Perempuan Ditinggal Ibunya dekat WC di Air Dingin Solok

Lima orang pasien berasal dari kelurahan Kampung Jawa yakni, Y (52), IRT tersebut mengalami batuk sejak 22 Februari 2021, kemudian A (49) juga dengan gejala batuk, WRYP (14) Pelajar SMP IT, kemudian AAN (12) Pelajar SD 05 Kampung Jawa dan IF (50) yang merupakan kontak erat pasien positif.

Sementara dua pasien lainnya, masing-masing, YPS (22) IRT asal Kelurahan VI Suku, yang bersangkutan mengalami demam, sesak nafas dan lesu dan N (65) IRT asal kelurahan Tanjung Paku dengan gejala demam.

baca juga: PSSI Askot Solok Periode 2021-2025 Dilantik

"Satu orang, yakni pasien berinisial YPS harus menjalani perawatan di RSUD Mohammad Natsir dan 6 orang lainnya menjalani isolasi dirumah," ungkap Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok , Syaiful Rustam melalui Kabag Prokomp, Nurzal Gustim.

Dengan tambahan 7 kasus baru tersebut menjadikan total kasus Covid-19 di kota Solok sebanyak 682 orang dengan rincian, 625 orang sudah sembuh, 7 orang dirawat di rumah sakit.

baca juga: Jelang Puasa, Lembaga Adat Kota Solok Silahturahmi Dengan Pemko

"Sementara itu, isolasi mandiri bertambah menjadi 33 orang, isolasi khusus di Posko Covid-19 Banda Panduang 1 orang dan kasus meninggal dunia masih tetap sebanyak 15 orang," rincinya.

Melihat kondisi perkembangan kasus beberapa hari terakhir, pihaknya menekankan pada seluruh pihak untuk mewaspadai penyebaran kasus terkonfirmasi pada cluster keluarga, perkantoran.

baca juga: Pemko Solok Terima Penghargaan TP2DD dari BI Perwakilan Sumbar

Apalagi, hampir setiap kasus yang ditemukan berasal dari penyebaran antar anggota keluarga maupun rekan kerja atau dengan kata lain anggota keluarga yang banyak beraktivitas di luar dan terpapar virus berpotensi memaparkannya kepada anggota keluarga lain dirumah.

"Kecenderungannya tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, oleh karena itu, tidak bosan-bosan kami mengingatkan kita semua untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama saat berada diluar rumah, dilingkungan pekerjaan maupun ditempat keramaian," ajaknya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah