Keluhkan Anosmia, Dokter Asal Kota Solok Positif Covid-19

Dokter terkonfirmasi positif diisolasi dan dirawat di RSUD Mohammad Natsir
Dokter terkonfirmasi positif diisolasi dan dirawat di RSUD Mohammad Natsir (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Seorang dokter asal kota Solok , Sumatra Barat dinyatakan terkonfirmasi positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Senin (25/1/2021). Saat ini menjalani perawatan di RSUD M Natsir.

Diketahui, dokter muda berinisial SFN (23) tersebut sempat mengalami beragam gejala, diantaranya hilangnya kemampuan penciuman (anosmia), batuk dan berkurangnya indra pengecapan.

baca juga: Pengurus GOW Kota Solok Periode 2021-2026 Dilantik

Hal itu dibenarkan Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok , Syaiful Rustam. Menurutnya, kepastian penambahan kasus Covid-19 di kota Solok itu berdasarkan laporan laboratorium Fakultas Kedokteran Unand.

"Benar, laporan hasil pemeriksaan swab laboratorium fakultas kedokteran Unand, seorang dokter di kota Solok terkonfirmasi Covid-19 hari ini, dan juga dua orang lainnya," terang Syaiful Rustam.

baca juga: Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 11 Kasus, Empat Orang ASN

Sementara dua kasus terkonfirmasi terkonfirmasi lainnya yakni, SMU (24) karyawan PB Ananda Pandan, warga kelurahan Aro IV Korong. Yang bersangkutan mengalami anosmia dan menjalani isolasi mandiri.

Kemudian, seorang ibu rumah tangga berinisial S (53), warga Komplek PLN, Kelurahan Simpang Rumbio. Dalam catatan medisnya, pasien mengalami diare dan saat ini menjalani isolasi mandiri.

baca juga: Sekda Kota Solok Jalani Vaksinasi Covid-19

Secara umum, kasus Covid-19 di kota Solok terus menanjak. Sampai saat ini, tercatat sudah 584 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 semenjak mulai merabak pada Mei 2020 lalu.

Beragam upaya dilakukan oleh pemerintah kota Solok bersama Satgas percepatan penanganan Covid-19. Mulai dari langkah pencegahan dengan penyemprotan dan sosialisasi penerapan protokol Kesehatan.

baca juga: Hewan Langka Ditemukan di Solok, Ternyata Ini Jenisnya

Sementara untuk langkah penanganan, tim medis terus melakukan trecking dan tracing terhadap kontak erat pasien positif untuk dilakukan tes swab dan isolasi.

"Penanganan kasus Covid-19 di kota Solok sangat bergantung terhadap kepedulian masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Gunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah