Honorer Solok Selatan 1.600 Orang, Pj. Sekda: Kalau Menambah atau Mengurangi, Saya Tidak Berani

Pj Sekda Solsel Doni Rahmat Samulo, didampingi Kabag Prokomp Firdaus Firman, Kabag Pem Riri Thyson Kabid Informasi Wesi Saat Silaturahmi dengan Wartawan.
Pj Sekda Solsel Doni Rahmat Samulo, didampingi Kabag Prokomp Firdaus Firman, Kabag Pem Riri Thyson Kabid Informasi Wesi Saat Silaturahmi dengan Wartawan. (Ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF -Penjabat (Pj) Sekda Solok Selatan Doni Rahmat Samulo mengatakan sudah ada beberapa pemikiran agar 1600 orang tenaga honorer di daerah itu bisa diberdayakan sehingga bisa bekerja efektif, dan produktif.

"Kalau untuk menambah atau mengurangi saya tidak berani, itu kewenangan Kepala Daerah, namun saya punya beban agar tenaga honorer yang lebih dari 1600 orang ini tidak hanya menjadi beban anggaran," kata Doni Rahmat Samulo saat silaturahmi dengan Wartawan Selasa, 19/1

baca juga: Dinkes Solsel Sebut Vaksin Diperlukan untuk Membentuk Kekebalan Kelompok Terhadap Virus Covid-19

Doni melanjutkan dihari pertama bertugas di Solok Selatan banyaknya tenaga honorer tersebut juga menjadi pembahasan dengan beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

"Beberapa Pimpinan OPD menyampaikan, Pak yang menjadi beban bagi kita agar lebih baik lagi dalam pengelolaan anggaran adalah jumlah tenaga honorer yang luar biasa, bagaimana solusinya pak," katanya

baca juga: Setelah Geledah Dinas PU, Tim Kejari Lanjutkan Penggeledahan Ke Kantor BPKD Solsel

Menurut Mantan Sekretaris Camat (Sekcam) Sangir antara tahun 2001-2002 dengan diberdayakan tenaga honorer akan bisa menjadi solusi anggaran dan solusi kinerja.

Tetapi imbuhnya poin apa saja beberapa pemikiran tentang memberdayakan tenaga honorer ini, masih perlu didiskusikan.

baca juga: Satu Koper Berisi Dokumen Dibawa Tim Kejari Usai Geledah Ruang Dinas PU Solsel

"Jadi mohon maaf belum bisa saya sampaikan, takutnya nanti sudah menjadi frame ditengah masyarakat ternyata tidak menjadi kebijakan, tentu mentah lagi ide tersebut," katanya.

Doni berharap kedepannya tenaga honorer yang ada dapat diakomodir melalui penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), namun itu semua tergantung kepada pemerintah pusat.

baca juga: FLASH: Kejari Geledah Kantor PU Solsel

"Untuk Tahun ini, Solok selatan sudah menerima 101 orang P3K yang berasal dari penyuluh pertanian, guru dan kesehatan. Anggarannya pun sudah masuk mulai tahun 2021 ini," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Khadijah