Kalapas Kelas II B Solok Berganti

Wawako Solok, Reinier saat menyambut Kalapas baru dan melepas Kalapas Lama.
Wawako Solok, Reinier saat menyambut Kalapas baru dan melepas Kalapas Lama. (Prokomp)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Solok kembali berganti. Kalapas sebelumnya, Andi Mulyadi digantikan oleh Kalapas baru, Untung Cahyo Sidharto.

Andi Mulyadi pindah tugas ke Kanwil Kemenkumham Bengkulu, sementara Untung Cahyo Sidarto sebelumnya bertugas di salah satu rumah tahanan negara Kefamenanu di Nusa Tenggara Timur (NTT).

baca juga: Pengurus GOW Kota Solok Periode 2021-2026 Dilantik

Serah terima jabatan (Sertijab) dilangsungkan Sabtu (9/1/2021) di Lapas Kelas II B Solok di kawasan Laing, Kota Solok . Sertijab dihari oleh Wakil Wali Kota Solok , Reinier.

Turut hadir, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Sumatera Barat Budi Argap Situngkir, Plt. Ketua DPRD Kota Solok Bayu Kharisma, Forkopimda dan seluruh pegawai Lapas Klas IIB Solok .

baca juga: Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 11 Kasus, Empat Orang ASN

Dalam kesempatan itu, Wawako Solok menyambut kedatangan Kalapas baru, Untung Cahyo Sidharto dan melepas Kalapas lama, Andi Mulyadi.

"Selamat datang di Kota Solok bapak Untung Cahyo Sidharto, semoga bapak senang dan betah berdinas di Kota yang kami cintai ini, dan terimakasih Kalapas lama atas dedikasi untuk daerah ini," ungkap Reinier.

baca juga: Sekda Kota Solok Jalani Vaksinasi Covid-19

Dikatakan Reinier, Pemerintah kota Solok sangat mendukung penuh terhadap program pembinaan yang dilakukan oleh Lapas kelas II B Solok dalam membina warga pemasyarakatan.

Apalagi, kata Reinier, mayoritas yanh dibina di Lapas kelas II B Solok merupakan warga kota dan kabupaten Solok . Pihal Lapas telah membantu memberikan pembinaan terhadap warga Solok yang tersandung masalah hukum.

baca juga: Hewan Langka Ditemukan di Solok, Ternyata Ini Jenisnya

"InsyaAllah, kita akan selalu mendukung dan membantu program Lapas Solok terhadap warga binaan, agar nantinya mereka yang keluar dari sini mempunyai keterampilan dan tidak lagi mengulangi kesalahan," pungkasnya.

Pemko Solok , ulas Reinier, tengah menyusun program membina warga lapas yang tersandung kasus Narkoba. Setelah keluar Lapas nantinya, Pemko bakal memberikan keterampilan agar tidak kembali terjerat kasus Narkoba.

"Selama ini kami menilai, program keterampilan yang diberikan pihak Lapas sudah sangat baik, bahkan produk yang dihasilkan berkualitas, mudah-mudahan yang keluar dari Lapas tidak kembali lagi kesini sebagai warga binaan," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah