1.752 Nakes di Kota Solok Bakal Jalani Vaksinasi Covid-19

Kantor Balaikota Solok
Kantor Balaikota Solok (KLIKPOSITIF/Syafriad)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -Sebanyak 1.752 orang tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di wilayah Kota Solok akan menjalani suntik vaksin Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Hampir keseluruhan Nakes yang bertugas di kota Solok sudah menerima pesan elektronik terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Ditargetkan bulan Februari sudah selesai pelaksanaan vaksinasi terhadap Nakes.

baca juga: Keluhkan Anosmia, Dokter Asal Kota Solok Positif Covid-19

Plt. Kepala Dinas Kesehatan kota Solok , Desy Syafril melalui rilisnya menyebutkan, jenis vaksin yang akan disuntikkan yakni vaksin Sinovac yang didatangkan dari Cina.

"Saat ini ditargetkan vaksinasi untuk 1.752 Nakes di kota Solok , akan tetapi bisa saja berlebih nantinya, untuk datanya sudah dikirim ke Kementrian kesehatan," terangnya.

baca juga: Teganya, Pria di Kabupaten Solok Ini Cabuli Anak Tirinya Sendiri

Penyuntikan vaksin di daerah masih menunggu keputusan atau instruksi Gubernur Sumbar. Sembari menunggu, kata Dessy, Dinkes Kota Solok sudah menyiapkan terkait rencana pelaksanaan vaksinasi.

"Yang jelas kita telah menyiapkan Nakes yang bertugas di kota Solok , baik yang bekerja di Rumah Sakit Pemerintah, Swasta, Puskesmas dan juga klinik kesehatan," terangnya.

baca juga: Alami Beragam Gejala, Enam Warga Kota Solok Positif Covid-19

Selain prioritas untuk nakes yang tersebar di kota Solok , vaksinasi tahap pertama juga diperuntukkan bagi yang bekerja di fasilitas kesehatan, termasuk Dinas Kesehatan, mahasiswa kedokteran yg sedang melakukan praktek di fasilitas kesehatan.

Informasinya, Saat ini vaksin sudah berada di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Dinkes kota Solok masih menunggu perintah penjemputan, dan nantinya akan disimpan di wadah pendinginan khusus di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan.

baca juga: MK Putuskan Pilkada Kota Solok Tidak Masuk PHPU, KPU Tetapkan Paslon Terpilih

"Kita sudah menyiapkan petugas khusus yang akan melakukan vaksinasi COVID-19. Rencananya pemberian vaksin akan dilakukan dua kali dalam rentang dua minggu, sebelum di vaksin, calon penerima harus sehat dan memenuhi syarat," tuturnya.

Setelah vaksinasi terhadap Nakes, dijadwalkan untuk TNI, Polri, petugas lini pelayanan publik, kemudian tahap ketiga masyarakat yg rentan dari aspek sosial dan ekonomi.

"Yang mendapatkan vaksinasi adalah umur 18-sampai 59 tahun, tidak sedang hamil, tidak memiliki alergi berat, tidak memiliki riwayat ganguan syaraf, tidak ada kelainan penyakit berat diantaranya diabetes, ginjal, hati dan jantung," paparnya.

Untuk yang pernah terkonfirmasi covid-19 tidak akan di vaksin karena antibodinya sudah terbentuk di dalam tubuh.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah