Lagi, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Solok

Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok, Syaiful Rustam
Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok, Syaiful Rustam (Prokomp)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -Hanya berselang tiga hari, seorang lagi pasien Covid-19 di Kota Solok , Sumatra Barat meninggal dunia. Pasien berinisial Y (57) meninggal di RSUD Mohammad Natsir, Kamis (7/1/2021).

Dengan adanya tambahan kasus meninggal dunia tersebut, total sudah 13 orang pasien Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang meninggal dunia dari total 507 kasus di kota Solok .

baca juga: Keluhkan Anosmia, Dokter Asal Kota Solok Positif Covid-19

Selain tambahan pasien meninggal, sepanjang Kamis ini juga tercatat penambahan 6 kasus baru positif di kota Solok . Diantaranya, Z (44) ASN Balitbang Kota Solok , warga Kelurahan Tanah Garam itu mengalami anosmia.

Kemudian MS (32), ibu rumah tangga asal Kelurahan PPA. Pasien juga mengalami anosmia atau kehilangan kemampuan penciuman, HK (40) yang merupakan ASN MAN Kota Solok .

baca juga: Teganya, Pria di Kabupaten Solok Ini Cabuli Anak Tirinya Sendiri

Selanjutnya, SS (41) Guru SD 18 Tanjung Paku, warga kelurahan Simpang Rumbio. M (49) guru SMP N 4, Warga Kelurahan Tanjung Paku dan WZ (24) Perawat RST, warga Asrama tentara Kelurahan Kampung Jawa.

"Seluruh pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah menjalani isolasi secara mandiri di rumah masing-masing," ungkap Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok , Syaiful Rustam.

baca juga: Alami Beragam Gejala, Enam Warga Kota Solok Positif Covid-19

Secara keseluruhan, jelas Sekda kota Solok itu, sejak pandemi, total kasus positif di kota Solok sudah mencapai 507 orang, dengan 13 orang diantaranya meninggal dunia.

"Sebanyak 445 kasus dinyatakan sembuh, saat ini 10 orang masih menjalani perawatan di RSUD Mohammad Natsir dan RST, sementara 39 orang menjalani isolasi mandiri," bebernya.

baca juga: MK Putuskan Pilkada Kota Solok Tidak Masuk PHPU, KPU Tetapkan Paslon Terpilih

Kondisi kasus Covid-19 di Kota Solok masih terus bertambah dari waktu ke waktu, pasien terpapar tidak hanya kalangan masyarakat umum, namun juga perawat, dokter hingga ASN.

"Ini harus menjadi perhatian serius oleh semua pihak, apalagi saat ini telah dimulainya pembelajaran tatap muka di sekolah. Mari bersama kita patuhi protokol kesehatan dan terapkan pola hidup bersih dan sehat," tutupnya.

Sebelumnya, Senin (4/1/2021) Seorang pasien Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di kota Solok juga meninggal dunia, pasien berinisal M (60) meninggal di RSUD Mohammad Natsir.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah