Zona Kuning, Kota Solok Segera Buka Sekolah Tatap Muka

Pjs Wali Kota Solok, Asben Hendri
Pjs Wali Kota Solok, Asben Hendri (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -Pemerintah kota Solok bakal segera membuka kembali aktivitas sekolah secara tatap muka. Hal itu dilakukan seiring status kota Solok yang sudah berada di zona kuning wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Kepastian mulai aktivitas sekolah itu sebagaimana termaktub dalam surat edaran Wali kota Solok nomor 420/449/DDIK-SEKR-2020 tentang Pelaksanaan Kembali Proses Belajar Mengajar Tatap Muka di Masa Pandemi Covid-19.

baca juga: Saat Peringatan Hari AIDS Sedunia Empat Warga Solok Dinyatan Positif

Menurut Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Solok , Asben Hendri, berdasarkan perkembangan zonasi wilayah pandemi Covid-19 Sumatra Barat periode 15-21 November 2020, kota Solok sudah masuk dalam zona kuning.

"Update zonasi kabupaten/kota di Sumatra Barat yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, daerah kota Solok masuk zona kuning atau daerah dengan resiko rendah," ungkap Asben Hendri, Jum'at (20/11/2020).

baca juga: Harimau Masuk Kampung, Masyarakat Danau Kembar Diminta Waspada

Dikatakannya, berdasarkan keputusan bersama Mentri Pendidikan dan Kebudayaan, Mentri Agama, Mentri Kesehatan dan Mentri Dalam Negri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran tahun 2020/2021 di masa Covid-19, daerah di zona kuning sudah boleh membuka satuan pendidikan.

Kendati demikian, ulasnya, pelaksanaan proses pembelajaran secara tatap muka pada masa wabah Covid-19 harus mematuhi seluruh protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona.

baca juga: Besok, Madra Indriawan Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Solok

"Bagaimana teknis pelaksanaannya nanti, kita koordinasikan dengan satgas Covid-19 serta seluruh dinas terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BPBD serta Dinas Satpol-PP dan Damkar," ungkapnya.

Dijelaskan Asben, pihaknya secara berkala akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar secara tatap muka, terutama terhadap pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19.

baca juga: KPK RI Evaluasi Pelaksanaan RAD PPK Kota Solok

Namun Asben memastikan, pihaknya akan kembali menutup sekolah secara tatap muka apabila kondisi Covid-19 di kota Solok kembali memburuk atau kota Solok masuk dalam zona orange atau merah.

"Kalau naik ke level resiko sedang atau orange, maka secara otomatis pembelajaran tatap muka kita tiadakan kembali, diganti dengan pembelajaran secara daring atau dalam jaringan," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah