Pegawai BUMN Asal Kota Solok Positif COVID-19

Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok, Syaiful Rustam
Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok, Syaiful Rustam (Prokomp)

SOLOK KOTA , KLIKPOSITIF - Seorang pegawai Perusahaan Listrik Negara (PLN) asal kota Solok terkonfirmasi positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Rabu (18/11/2020). Pria berinisial FA merupakan pegawai PLN cabang Silungkang.

Sebelum dinyatakan positif, pria berusia 58 tahun tahun tersebut mengeluhkan gejala demam. Kemudian dilakukan tes swab dan hasil pemeriksaan laboratorium Universitas Andalas (Unand), yang bersangkutan dinyatakan positif.

baca juga: Saat Peringatan Hari AIDS Sedunia Empat Warga Solok Dinyatan Positif

Selain pegawai PLN Silungkang tersebut, dihari yang sama juga ada dua orang warga kota Solok yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tn NH (58) warga kelurahan Aro IV Korong dan MDA (15) warga kelurahan PPA.

"Ketiganya sudah menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing, tim Surverylans juga sudah melakukan tracking dan traching terhadap seluruh kontak erat dengan pasien," terang Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok , Syaiful Rustam.

baca juga: Harimau Masuk Kampung, Masyarakat Danau Kembar Diminta Waspada

Selain itu, 1 orang warga kota Solok yang sempat dirawat di Rumah Sakit Stroke Bukittinggi, juga dinyatakan positif Covid-19. Namun, pria berinisial AYU (58) merupakan warga kelurahan Simpang Rumbio.

"Yang bersangkutan sudah dilaporkan meninggal sejak tiga hari yang lalu, Tes swabnya baru kita terima hari ini, ternyata hasil swabnya positif Covid-19, kita lanjutkan dengan tracking terhadap kontak erat," terangnya.

baca juga: Besok, Madra Indriawan Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Solok

Dijelaskannya, hingga Rabu 18 November 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di kota Solok sudah mencapai angka 303 orang, dan pasien meninggal sebanyak 8 orang diantaranya.

"Pasien sembuh sebanyak 262 orang, dirawat di RSUP M. Djamil Padang 1 orang, kemudian menjalani isolasi mandiri sebanyak 32 orang," jelas Syaiful Rustam.

baca juga: KPK RI Evaluasi Pelaksanaan RAD PPK Kota Solok

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 36 pandemi covid-19 di Sumbar oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi, mulai 15 November 2020 sampai tanggal 21 November 2020, Kota Solok masuk kategori atau zona kuning (resiko rendah).

"Kendati zona kuning, kami atas nama Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemerintah Kota Solok menghimbau semua untuk betul-betul dengan penuh kesadaran menerapkan dengan disiplin protokol kesehatan dalam menjalani setiap aktivitas sehari-hari," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah