Resmikan Nagari Tageh COVID-19 di Solsel, Ini Harapan Gubernur Sumbar

Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal, Ketua DPRD Zigo Rolanda dan Wakil Ketua DPRD Armen Syahjohan Saat Paripurna penetapan APBD Solsel Tahun 2021
Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal, Ketua DPRD Zigo Rolanda dan Wakil Ketua DPRD Armen Syahjohan Saat Paripurna penetapan APBD Solsel Tahun 2021 (Ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF -Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno meresmikan terbentuknya Desa Tangkas (Nagari Tageh) penanganan Covid-19 di Solok Selatan ( Solsel ).

"Mudah-mudahan Nagari Tageh COVID-19 yang kita tinjau hari ini bisa menjadi percontohan di Indonesia, terutama di Sumbar," kata Irwan Prayitno yang hadir bersama Rektor Universitas Andalas Yuliandri.

baca juga: Pj. Sekdakab Solsel: ASN Tetap Semangat Jalankan Tugas di Tengah Pandemi

Gubernur secara khusus juga memberikan apresiasinya kepada Dr. Andani Eka Putra, Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas beserta rekan-rekan yang telah membantu untuk mendorong pelaksanaan Nagari Tageh tersebut.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Rektor Unand didampingi Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal, Ketua DPRD Zigo Rolanda saat meninjau Nagari Tageh Solsel
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Rektor Unand didampingi Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal, Ketua DPRD Zigo Rolanda saat meninjau Nagari Tageh Solsel

"Saya telah baca konsep Nagari Tageh yang disusun Dr. Andani dkk, dan saya setujui untuk dilaksanakan di Solok Selatan sebagai percontohannya," ujarnya.

baca juga: Menolak Gelar Datuknya Saat Masih Sekolah, Jasman Rizal Kini Resmi Sandang Gelar Adat Ketika Jabat PJS Bupati Solsel

Irwan menjelaskan bahwa konsep Nagari tageh adalah konsep yang melibatkan semua unsur yang ada di nagari yakni TNI, Polri, tokoh masyarakat, pemuda/i, alim ulama, Cadiak Pandai, serta para mahasiswa yang berasal dari nagari tersebut.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberikan Sambutan saat meninjau Rumah Isolasi Nagari Tageh
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberikan Sambutan saat meninjau Rumah Isolasi Nagari Tageh

Menurutnya keterlibatan seluruh unsur masyarakat adalah bentuk modal sosial, termasuk untuk membantu kebutuhan pasien, mulai dari beras, gula, minyak goreng, lauk pauk dan lainnya.

baca juga: Jasman Rizal Terima Gelar Adat "Datuak Bandaro Bendang"

"Ini sebagai bentuk kesiapan nagari, dan seluruh unsur masyarakat dalam penanganan kasus pandemi COVID-19," bebernya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Berbincang dengan Pjs Bupati Solsel saat meninjau Nagari Tageh penanganan Covid-19 Solsel
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Berbincang dengan Pjs Bupati Solsel saat meninjau Nagari Tageh penanganan Covid-19 Solsel

Pjs Bupati Solok Selatan ( Solsel ) Jasman Rizal mengungkapkan Nagari Tageh penanganan Covid-19 di daerah itu sebanyak tujuh Nagari dari meliputi tujuh kecamatan. Yakni Nagari Abai di Kecamatan Sangir Batang hari, Nagari Sungai Kunyit di kecamatan Sangir Balai Janggo, Nagari Padang Air Dingin di Kecamatan Sangir Jujuan, Nagari Lubuk Gadang Selatan di kecamatan Sangir.

baca juga: Bawaslu Solsel Harapkan Pengawasan Partisipatif Meningkat Menjelang Hari Pemungutan Suara

Selanjutnya Nagari Kapau Alam Pauh Duo di kecamatan Pauh Duo, Nagari Sako Pasia Talang di Kecamatan Sungai Pagu, dan Nagari Pakan Rabaa Tengah di Kecamatan KPGD.

Pihaknya juga mengapresiasi semangat Wali Nagari di daerah itu yang punya komitmen tinggi terhadap upaya pencegahan, penanganan kasus COVID-19.

"Ini tak lepas dari dorongan dr Amdani, dan komitmen nagari untuk menyediakan rumah isolasi dan menghidupkan budaya saling menolong bagi pasien COVID," jelasnya.

Dr. Andani mennyebutkan konsep Nagari tageh tersebut muncul, karena edukasi penanganan Covid-19 paling bagus dimulai dari tingkat nagari.

Sedangkan Perguruan tinggi, katanya, membantu mengisi konsepnya dengan melibatkan semua unsur masyarakat, TNI/Polri, Pemda, serta mahasiswa di nagari tersebut.

"Ini kita sebut gerakan semesta menghadapi COVID-19, dimana semua orang terlibat aktif untuk mewujudkannya," katanya.

Nagari Tageh, menurutnya bukan hanya terkait kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi, sosial budaya, pangan, dan juga pendidikan, dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai konseptor, sekaligus sebagai pelakunya di lapangan.

"Perguruan tinggi melalui para mahasiswa di nagarinya kita mintakan untuk menjadi tulang punggung dalam membantu Wali Nagari. Memberikan pengetahuan dan mendampingi langsung di lapangan," terangnya.

Peresmian Nagari Tageh di Solok Selatan dimulai dengan meninjau rumah isolasi di Nagari Kapau Alam Pauh Duo.

Turut hadir Rektor Universitas Andalas Yuliandri, Pjs. Bupati Solok Selatan Jasman Rizal, Komandan Kodim (Dandim) 0309/Solok Letkol Arm Reno Triambodo, Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto, Kajari Solsel M.Bardan, Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda, Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Etna Estelita, Kadis Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi, Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas Andani Eka Putra, Direktur Nagari Development Centre (NDC) Unand Erigas Eka Putra, pengurus TP-PKK serta sejumlah OPD Propinsi dan kabupaten.(Adv)

Penulis: Kamisrial | Editor: Khadijah