Perkuat SDM Pariwisata, Pemko Solok Berikan Pelatihan Bagi Pemandu Wisata

Pjs. Wali Kota Solok, Asben Hendri menyerahkan ATK pelatihan pada peserta
Pjs. Wali Kota Solok, Asben Hendri menyerahkan ATK pelatihan pada peserta (Prokomp)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -Pemerintah kota Solok melakukan berbagai upaya dalam peningkatan sumberdaya pariwisata. Selain pembenahan infrastruktur penunjang, juga dengan kemampuan pemandu wisata atau pramuwisata.

Menurut pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Solok , Asben Hendri, pemandu wisata merupakan ujung tombak dalam memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki kota Solok pada dunia luar.

baca juga: Saat Peringatan Hari AIDS Sedunia Empat Warga Solok Dinyatan Positif

Salah satu hal penting yang harus dikuasai pemandu wisata yakni kemampuan dalam berbahasa asing, terutama bahasa inggris, sebab bahasa inggris menjadi bahasa internasional yang umum digunakan.

"Komunikasi dan kemampuan berbahasa menjadi kunci penting dalam melayani tamu atau wisatawan yang datang ke kota Solok ," ungkap Asben Hendri saat membuka pelatihan pemandu ekowisata, Selasa (17/11/2020) di hotel Taufina.

baca juga: Harimau Masuk Kampung, Masyarakat Danau Kembar Diminta Waspada

Selain kemampuan bahasa, ulasnya, pemandu wisata juga dituntut untuk lebih kreatif dengan memanfaatkan ruang media sosial dan teknologi untuk mempromosikan pariwisata.

"Promosi wisata sekarang sudah bergeser dari media mainstream ke media sosial, mulai dari facebook, Instagram dan lainnya, kita juga dituntut untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman," terangnya.

baca juga: Besok, Madra Indriawan Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Solok

Sementara itu kepala dinas pariwisata kota Solok , Elvy Basri mengatakan, pelatihan pemandu wisata diharapkan menjadi sarana dalam peningkatan kualitas sumberdaya pariwisata kota Solok .

"Sumberdaya alam pariwisata tanpa didukung oleh SDM yang mumpuni, maka akan sulit untuk berkembang. Pelaku pariwisata harus mampu mengemas potensi yang dimiliki dengan baik," terangnya.

baca juga: KPK RI Evaluasi Pelaksanaan RAD PPK Kota Solok

Diakuinya, pariwisata menjadi salah satu sektor yang terpukul dengan adanya wabah Covid-19. Kunjungan wisatawan turun drasti pada masa awal pandemi, namun seiring waktu sudah mulai bangkit dengan mulai dibukanya kembali objek wisata.

"Kita semua tentu berharap, wabah ini segera berlalu sehingga pariwisata kembali menggeliat dan memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat, sembari menunggu itu, kita persiapkan SDM yang unggul untuk mengelola pariwisata," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah