Dalami Soal Bantuan Covid-19, DPRD Jambi Belajar ke Kota Solok

Sharing Informasi Dinas Sosial Kota Solok dengan DPRD Jambi
Sharing Informasi Dinas Sosial Kota Solok dengan DPRD Jambi (Prokomp)

SOLOK KOTA , KLIKPOSITIF - Kota Solok menjadi salah satu daerah acuan dalam penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Tak ayal, sejumlah daerah melakukan kunjungan kerja ke kota Solok , Sumatra Barat.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh DPRD Jambi. Kedatangan komisi IV DPRD Jambi ke Dinas Sosial Kota Solok dilakukan untuk sharing informasi terkait teknis penyaluran bantuan sosial penanganan Covid-19.

baca juga: Saat Peringatan Hari AIDS Sedunia Empat Warga Solok Dinyatan Positif

Kunjungan tersebut dipimpin langsung ketua komisi IV DPRD Jambi, Jasrul. Rombongan diterima oleh kepala Dinas Sosial kota Solok , Zulfadli beserta jajaran di Dinas Sosial Kota Solok , Senin (26/10/2020).

Menurut Jasrul, kedatangan pihaknya ke kota Solok untuk berbagi informasi terkait bantuan-bantuan yang diberikan Pemko Solok melalui Dinas Sosial dalam penanganan Covid-19.

baca juga: Harimau Masuk Kampung, Masyarakat Danau Kembar Diminta Waspada

"Seperti apa pola dan jenis bantuan yang diberikan oleh pemerintah kota Solok kepada masyarakat untuk menanggulangi dampak ekonomi dari wabah yang sudah melanda seluruh daerah di Indonesia," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kadis Sosial kota Solok , Zulfadli mengatakan, memang pemberian bantuan penanganan Covid-19 menjadi salah satu prioritas bagi pemerintah kota Solok dalam menangani wabah.

baca juga: Besok, Madra Indriawan Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Solok

Hal itu diawali dengan penganggaran sejak mulai merebaknya wabah pada Maret 2020. Bahkan, kota Solok menyiapkan anggaran sampai Rp40 miliar untuk meningkatkan ketahanan keluarga yang terdampak wabah.

"Bulan Maret 2020 sudah dianggarkan untuk mengatasi dampak Covid-19 dana sebanyak Rp 40 Milyar untuk 15 ribu Kepala Keluarga selama tiga bulan. Bantuan tersebut berupa beras 25 Kg dan uang tunai Rp 250 Ribu," terangnya.

baca juga: KPK RI Evaluasi Pelaksanaan RAD PPK Kota Solok

Untuk menghindari pemberian ganda, petugas memasangi setiap rumah dengan sticker, dilakukan berdasarkan jumlah kepala keluarga di masing-masing rumah.

Untuk penyaluran bantuan, Dinas Sosial melibatkan seluruh komponen, mulai dari RT, RW, Tagana, PSM, Babinsa, Babinkamtibmas, pegawai kelurahan, anggota Dinas Sosial.

"Forkopimda juga diminta bantuannya sebagai kontrol, agar keamanan penyaluran bantuan dapat terjaga dengan baik, dan tepat sasaran," tutupnya.

Tidak hanya itu, bagi warga Kota Solok yang terpapar Covid-19, juga diberikan bantuan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah