Terima Laporan Warga yang Bingung Dimana Harus Lakukan Swab, Ini Jawaban Jasman

Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal
Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Pjs Bupati Solok Selatan ( Solsel ) Jasman Rizal mengungkapkan pihaknya ditelpon seorang warga yang mengaku telah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ada Masyarakat menelpon saya, Pak Saya Kontak dengan Pasien Positif Covid-19, Dimana Saya bisa Swab Pak," kata Jasman

baca juga: KPU Masuk Ruang Isolasi Corona, Epidemiolog: Hidup Lebih Penting dari Hak Pilih

Diaatu sisi imbuhnya, pihaknya bangga dengan tingginya kesadaran masyarakat untuk memutus mata rantai Covid-19, disisi lain terlihat masih lemahnya sistem dalam penanganan Covid-19.

Untuk itu pihaknya menginginkan daerah itu segera memiliki layanan call center dan terpusat di Dinas Kesehatan sehingga masyarakat yang butuh bantuan atau memerlukan informasi terkait COVID-19 tahu kemana harus bertanya.

baca juga: CDC Imbau Wisatawan Tes Covid-19 Dua Kali

"Masyarakat kadang masih malu dan sungkan mengakui telah kontak dengan pasien positif Covid-19, seperti warga yang saya ceritakan tadi, Saya sarankan untuk Swab di Puskesmas Pakan Rabaa dan Alhamdulillah hasilnya Negatif," katanya.

Dia meminta Dinas Kesehatan membuat nomor telepon yang bisa dihubungi kapan saja dan disebarkan ke masyarakat agar mereka mudah mendapatkan informasi Covid-19, dan supaya mereka tahu harus melapor jika butuh penanganan.

baca juga: Wisma Atlet Kini Rawat 3.283 Pasien Corona

"Call Center tersebut juga harus ada petugas khusus yang siap menjawab telepon kapan saja," katanya.

Dia menjelaskan call center tersebut cukup satu saja dan setelah mendapat informasi dari masyarakat, pusat layanan ini yang memberitahukan ke Puskesmas terdekat untuk menindaklanjutinya.

baca juga: Kenapa Tes Antigen Negatif Namun Hasil PCR Anies Baswedan Positif Covid-19? Ini Kata Dokter

Temasuk juga untuk meminta kesiapan ambulans dalam menjemput atau mengantarkan pasien yang butuh bantuan.

"Sekarang tidak jelas kemana masyarakat bertanya seperti informasi terkait hasil tes Swab yang sudah dilakukannya sehingga kebutuhan call center ini sangat perlu sebagai layanan informasi terhadap publik," ujarnya.

Dia juga memerintahkan Puskesmas untuk siaga 24 jam jangan sampai kosong sehingga masyarakat terlayani dengan baik.

"Ada juga, Puskesmas dibuka tetapi petugas jaganya entah kemana sehingga masyarakat jadi bingung saat ingin berobat," katanya

Dia juga memerintahkan Puskesmas agar menghitung apa saja kebutuhan yang diperlukan dan masih kurang terkait penanganan COVID-19.

"Anggaran jangan hanya bertumpuk di Dinas Kesehatan tetapi juga diberikan ke Puskesmas untuk memenuhi kebutuhan terkait penanganan COVID-19," ujarnya

Kepala Dinas Kesehatan Solsel Novirman mengatakan sebelumnya pihaknya sudah menginstruksikan Rumah sakit dan puskesmas di daerah itu untuk menyediakan nomor kontak khusus terkait penanganan Covid-19.

"Nomor kontak khusus RSUD dan setiap Puskesmas terkait penanganan Covid-19 sudah ada, tetapi mungkin belum maksimal, kita akan rapikan kembali," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Khadijah