Tiga Pegawai BKD Kota Solok Positif COVID-19

Sekretaris tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kota Solok, Syaiful Rustam menjalani tes swab
Sekretaris tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kota Solok, Syaiful Rustam menjalani tes swab (Prokomp)

SOLOK KOTA , KLIKPOSITIF -Sebanyak tiga orang pegawai Badan Keuangan Daerah (BKD) kota Solok terkonfirmasi positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19), hal itu berdasarkan hasil laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang.

Berbarengan dengan hal itu, dua orang pegawai Badan Pertanahan Nasional kota Solok juga terkonfirmasi positif beserta satu orang anggota Satuan Tugas COVID-19 kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok .

baca juga: Jabat Pjs Wako Solok, Ini Tiga Prioritas Utama Asben Hendri

"Enam orang tambahan kasus positif baru kota Solok merupakan hasil pemeriksaan sampel dari 139 sampel swab yang diambil pada 3 Agustus 2020 lalu," ungkap Sekretaris tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19, Syaiful Rustam, Kamis (6/8/2020).

Keenam pasien positif merupakan kontak erat dengan pasien 12 berinisial Ny. SP dan pasien 15 berinisial Tn. Za. Untuk langkah penanganan selanjutnya, Surveylans kota Solok masih melakukan tracking dan tracing terhadap kontak erat.

baca juga: Asik Nongkrong di Warung, Pelaku Narkoba Diciduk Polisi di Solok

Sebelumnya, enam orang warga kota Solok juga dinyatakan positif Corona Virus Desease 2019 pada 4 Agustus 2020 lalu. Penambahan 6 kasus tersebut merupakan hasil pemeriksaan terhadap sampel swab yang dilakukan 2 Agustus 2020 lalu.

Dengan meningkat tajamnya kasus COVID-19 di kota Solok , total saat ini sudah 27 kasus positif di kota Solok . Tercatat penambahan drastis dalam tiga hari terakhir (4-6/8/2020) sebanyak 12 kasus.

baca juga: Gawat Darurat, Warga Kota Solok Bisa Hubungi Call Center 112

"Tingkat penyebaran COVID-19 di kota Solok kian mengkhawatirkan, kita minta semua elemen untuk ikut serta melakukan langkah pemutusan mata rantai penyebaran, salah satunya dengan menjalankan protokol kesehatan," pintanya.

Memang sejak diberlakukannya era kenormalan baru, seolah kepedulian masyarakat akan ancaman penyebaran virus Corona kian menurun. Banyak yang tidak lagi menggunakan masker, dan berkumpul dalam keramaian.

baca juga: 1.817 Pegawai Non ASN di Pemkab Solok Sudah Terdaftar di BP Jamsostek

"Kami tidak bosan-bosannya mengingatkan kita semua untuk tidak lengah dan berpikir bahwa COVID-19 sudah tidak ada, kelengahan dan ketidakpedulian menjadi potensi besar terus menyebarnya virus Corona di kota Solok ," ingatnya.

Pihaknya meminta seluruh pihak untuk terus menggunakan masker saat bepergian keluar rumah atau di tempat kerja. Membekali diri dengan hand sanitizer, menjaga jarak interaksi atau sosial distancing.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah