Ratusan Tenaga Medis dan Guru di Kota Solok Ikuti Tes Swab

Sekretaris tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok, Syaiful Rustam
Sekretaris tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok, Syaiful Rustam (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOKOK KOTA, KLIKPOSITIF - Tim gugus tugas penanganan Covid-19 kota Solok melalui posko Banda Panduang kembali melakukan sampel swab terhadap masyarakat kota Solok , sepanjang Kamis (9/7/2020), sekitar 227 orang menjalani pengambilan swab.

Menurut sekretaris tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kota Solok , Syaiful Rustam, awalnya direncanakan pengambilan sampel swab terhadap 300 orang dari unsur guru dan tenaga kesehatan kota Solok .

baca juga: Musala Al-Muhajirin Kota Solok Beralih Status Menjadi Masjid

"Direncanakan pengambilan swab hari ini sebanyak 300 orang, namun yangg datang hanya 227 orang. Semuanya sudah selesai dan sampel dikirim ke laboratorium Fakultas kedokteran Unand untuk diperiksa," ungkap Syaiful Rustam.

Dijelaskan Sekda kota Solok itu, pengambilan sampel swab merupakan upaya masif yang dilakukan untuk deteksi dini potensi penyebaran virus Corona di kota Solok . Dengan Hal itu, bisa dilakukan pencegahan terhadap penyebarannya.

baca juga: Seorang Santri Ponpes di Kota Solok Positif COVID-19

Kendati tujuannya baik, namun tidak semua pihak bersedia untuk melakukan pengambilan swab dengan berbagai alasan, padahal, dengan pengambilan swab bisa memastikan diri dan keluarga tidak terpapar virus Corona.

"Kita harap semua pihak mendukung dengan penuh kesadaran setiap upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona, termasuk dengan kesediaan untuk menjalani tes swab," paparnya.

baca juga: Mau Berangkat ke Batam, Satu Warga Muaro Paneh Solok Terdeteksi Positif COVID-19

Selain upaya deteksi dini dengan tes swab, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kota Solok juga melakukan langkah pencegahan dengan melakukan upaya sterilisasi di berbagai fasilitas umum secara berkala.

Salah satu yang menjadi perhatian utama tim yakni pasar raya Solok , nyaris setiap malam dilakukan penyemprotan disinfektan, baik dengan menggunakan mobil pemadam maupun secara manual dengan penyemprot sandang.

baca juga: Budayakan Olahraga, Pemko Solok Inisiasi Program Jumat Bersepeda

"Kita tentunya juga terus melakukan langkah-langkah edukasi kepada masyarakat, setidaknya, masyarakat mau untuk mengikuti protokol kesehatan (Prokes) dalam pencegahan Covid-19," tegasnya.

Hingga kini, jumlah kasus positif Covid-19 di kota Solok masih bertahan sebanyak 5 kasus, tiga orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang, sementara itu, dua lainnya masih menjalani isolasi.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah