Mayoritas Pedagang Pasar Raya Solok Tolak Tes Swab

Petugas melakukan pengambilan tes swab terhadap salah seorang pedagang Pasar Raya Solok
Petugas melakukan pengambilan tes swab terhadap salah seorang pedagang Pasar Raya Solok (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Pasca ditemukannya kasus baru Positif COVID-19 pada seorang karyawan toko kain, Tim gugus tugas kota Solok melakukan tes swab secara acak terhadap pedagang Pasar Raya Solok , Selasa (23/6/2020).

Pantauan KLIKPOSITIF , proses pengambilan sampel swab dillakukan di komplek pasar semi modern, Pasar Raya Solok . Petugas yang ditempatkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

baca juga: Pulang Kampung ke Solok, Audy Joinaldy Silaturahmi dengan Pers

Kendati sudah diinformasikan sebelumnya, jumlah pedagang yang bersedia mengikuti tes swab sangat sedikit. Banyak diantaranya yang menolak dan takut untuk menjalani proses pengambilan sampel.

"Rencana awal kita sebanyak 200 orang pedagang, namun hari ini yang bersedia hanya sekitar 71 orang saja, banyak yang menolak untuk mengikuti tes swab," ungkap Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Solok melalui Kabag Prokomp, Nurzal Gustim.

baca juga: Sekolah Mulai 13 Juli 2020, Pemkab Solok Terapkan Pembelajaran Daring dan Luring

Tim gugus tugas sangat menyayangkan banyaknya pedagang yang enggan untuk mengikuti tes swab, padahal itu untuk keselamatan bersama demi memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di kota Solok .

"Ini sangat jauh dari jumlah sampel yang ditargetkan sebelumnya oleh tim yakni sekitar 200 sampel, tapi apa boleh buat, kita kirimkan dulu sampel yang telah diambil laboratorium Unand untuk pemeriksaan," terangnya.

baca juga: Angka Positif COVID-19 Sumbar Capai 791, Jubir: 661 Diantaranya Dinyatakan Sembuh

Total, ada lebih kurang 110 sampel swab yang diambil tim gugus tugas terkait ditemukannya kasus baru COVID-19 di kota Solok . Awalnya diambil sebanyak 39 orang yang terdiri dari 12 kontak erat, tim swab dan tenaga kesehatan sebanyak 17 orang serta masyarakat sekitar sebanyak 10 orang.

Sampel sebanyak 39 tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan di laboratorium diagnostik dan riset terpadu penyakit infeksi fakultas kedokteran Unand, Padang. Kemungkinan hasilnya sudah diperoleh besok.

baca juga: Peneliti Italia Ungkap 80 Persen Pasien Covid-19 Usia 20 Tahun ke Bawah Tak Tunjukkan Gejala

"Kemungkinan hasil pemeriksaan sampel terhadap 39 orang awal sudah bisa kita terima besok, kemudian yang 71 orang tadi, diprediksi hasilnya akan keluar pada Sabtu besok," terangnya.

Dari laporan tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 kota Solok , total akumulasi kasus positif COVID-19 kota Solok baru dua kasus. Sementara itu, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sudah sebanyak 7 orang dan semuanya negatif.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah