Update Perkembangan COVID-19 di Kota Solok, 280 PPT Masih dalam Pantauan

Juru bicara tim gugus tugas COVID-19, dr. Ambun Kadri
Juru bicara tim gugus tugas COVID-19, dr. Ambun Kadri (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Hingga Senin (25/5/2020), Sebanyak 280 orang Pelaku Perjalan Daerah Terjangkit (PPT) masih dalam pemantauan oleh tim gugus tugas penanganan Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) kota Solok .

"Hari ini ada penambahan jumlah PPT sebanyak 9 orang. Dengan begitu jumlah PPT yang masuk ke kota Solok sejak wabah Corona sudah tercatat sebanyak 1.687 orang," terang Ketua Gugus tugas COVID-19 Kota Solok , Zul Elfian melalui juru bicara, dr. Ambun Kadri.

baca juga: Pulang Kampung ke Solok, Audy Joinaldy Silaturahmi dengan Pers

Sementara itu, untuk jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) di wilayah kota Solok sampai saat ini tercatat berjumlah sebanyak 139 orang. Dari jumlah tersebut, 132 diantarnya sudah selesaikan proses pemantauan.

Menurutnya, sebanyak 7 orang ODP masih dalam pantauan petugas. Sementara itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kota Solok per 25 Mei 2020 sebanyak 5 orang dan setelah pemeriksaan semuanya negatif.

baca juga: Pulang dari Palembang, Warga Solok Positif Covid-19

"Sampai saat ini, jumlah kasus positif COVID-19 kota Solok berjumlah 1 kasus. Untuk mencegah penyebaran, yang bersangkutan kita rawat atau isolasi di BPP Padang sampai sembuh," terangnya.

Sebelumnya, kota Solok merupakan salah satu dari tiga daerah di Sumatera Barat yang masih berada di zona hijau atau nol kasus positif COVID-19. Namun, pertahanan kota Solok jebol dengan ditemukannya satu orang warga yang positif.

baca juga: ASN Kota Solok Bantu Mantan Pasien COVID-19

Kasus positif pertama di kota Solok tersebut terungkap menyusul keluarnya hasil tes swab acak yang dilakukan terhadap 50 orang warga kota Solok melalui laboratorium Kedokteran Unand, Senin (18/5/2020).

Pasien Positif pertama kasus COVID-19 kota Solok tersebut merupakan warga Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan kota Solok . Diketahui pria berusia 25 tahun tersebut merupakan distributor keliling.

baca juga: Ratusan Tenaga Medis dan Guru di Kota Solok Ikuti Tes Swab

"Kota Solok tidak lagi dalam zona hijau, ini peringatan bagi kita semua untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan ikuti anjuran pencegahan yang diberikan," ungkap ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 kota Solok , Zul Elfian keesokan harinya.

Pihak pemerintah kota Solok bersama tim gugus tugas penanganan COVID-19 langsung melakukan tracking dan tracing terhadap kontak erat dengan pasien dan langsung dilakukan tes swab dan hasilnya diketahui negatif.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah