Dibantu Satpol-PP Sumbar, Kota Solok Pertegas Pelaksanaan PSBB

Ketua Satgas Penegakan PSBB Kota Solok, Reinier melepas tim gabungan penegakan PSBB di Balaikota Solok.
Ketua Satgas Penegakan PSBB Kota Solok, Reinier melepas tim gabungan penegakan PSBB di Balaikota Solok. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Mempertahankan status zona hijau kota Solok dari kasus positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19), Tim SK4 bersama Satpol PP Sumbar meningkatkan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah kota Solok .

Operasi penegakan PSBB tersebut dilepas langsung ketua Satuan Tugas PSBB Kota Solok , Reinier, Sabtu malam (16/5/2020) di Balaikota Solok . Tim gabungan melakukan patroli ke tempat-tempat keramaian yang ada di kota Solok dan memberikan sosialisasi langsung pada masyarakat.

baca juga: Jabat Pjs Wako Solok, Ini Tiga Prioritas Utama Asben Hendri

Direncanakan, tim gabungan akan intensif melakukan operasi guna menghindari adanya keramaian-keramaian di berbagai tempat di kota Solok guna menekan resiko adanya penyebaran virus Corona.

Menurut Wakil Wali Kota (Wawako) Solok Reinier, pelaksanaan PSBB menjadi salah satu upaya serius pemerintah kota Solok dan pemerintah provinsi Sumatra Barat dalam mencegah penyebaran virus Corona. Apalagi, kasus positif di Sumatera Barat semakin meningkat.

baca juga: Asik Nongkrong di Warung, Pelaku Narkoba Diciduk Polisi di Solok

"Operasi gabungan pemerintah kota Solok dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat merupakan bentuk keseriusan dalam menyelamatkan masyarakat dari ancaman penularan COVID-19," tuturnya.

Pihaknya meminta seluruh masyarakat dengan penuh kesadaran untuk mengikuti himbauan dan aturan dalam PSBB. Menjaga diri dari potensi penularan COVID-19 juga merupakan bentuk membantu orang lain dan daerah dari ancaman Corona.

baca juga: Gawat Darurat, Warga Kota Solok Bisa Hubungi Call Center 112

"Kita minta masyarakat, kalau memang tidak ada keperluan mendesak untuk lebih mengutamakan berkegiatan di rumah, namun jika sangat penting patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak," imbaunya.

Reinier juga berpesan kepada tim gabungan untuk menggunakan cara-cara yang humanis dalam menertibkan masyarakat yang kedapatan melanggar. Jika memang tidak mau diingatkan, baru dilakukan tindakan tegas.

baca juga: 1.817 Pegawai Non ASN di Pemkab Solok Sudah Terdaftar di BP Jamsostek

Reinier sangat yakin, upaya-upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran virus Corona akan mendapat dukungan penuh dari masyarakat serta pihak terkait, kendati masih juga banyak ditemukan pelanggaran.

"Dengan sosialisasi dan penindakan yang tegas akan semakin menyadarkan masyarakat akan bahaya virus Corona. Jika semua masyarakat mendukung penuh, maka upaya penangan COVID-19 akan lebih cepat, mudah-mudahan kota Solok tetap berada di zona hijau dan daerah lainnya juga cepat pulih," tutupnya.

Usai dilepas di kantor Balaikota Solok , tim gabungan langsung bergerak di berbagai titik kota Solok untuk memberikan edukasi dan penindakan terhadap masyarakat yang masih juga melanggar.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah