Pemko Solok Segera Gulirkan Program Gebuk Sakuku, Apa Itu ?

Wako Solok
Wako Solok (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Guna meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, Pemerintah kota Solok mulai menggulirkan program Gerakan Seribu Koin Untuk Saudaraku Yang Kurang Mampu (Gebuk Sakuku).

Dalam tahap awal program yang diinisiasi Wali Kota Solok itu, Bagian Kesra tengah menyiapkan ratusan kotak Gebuk Sakuku. Nantinya, kotak tersebut akan didistribusikan di kantor lurah, Organisasi Perangkat Daerah dan keluarga mampu.

baca juga: Pemko Solok Fasilitasi Bantuan Studi Kuliah di Timur Tengah

Menurut Wali Kota (Wako) Solok , Zul Elfian, Gebuk Sakuku merupakan bentuk upaya untuk merangkul kalangan yang memiliki kelebihan rezki untuk ikut serta meringankan beban masyarakat yang kurang mampu atau miskin.

"Sudah menjadi kewajiban kita yang dilapangkan rezki untuk berbagi dan saling membantu dengan sesama, dan Alhamdulillah, sangat direspon baik oleh berbagai kalangan. Dalam waktu dekat akan kita distribusikan kotak yang sudah disiapkan," sebut Zul Elfian, Jum'at (7/2/2029).

baca juga: Gebyar Vaksin, Cara Kota Solok Wujudkan Herd Immunity

Dalam penerapannya, terang Zul Elfian, kotak Gebuk Sakuku akan dititipkan di kantor-kantor pemerintahan. Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah hingga kantor lurah. Sumbangan diharapkan mengalir dari para pegawai dilingkungan Pemko Solok .

"Tidak ada paksaan dalam mengisi kotak Gebuk Sakuku, terserah berapapun akan disumbangkan oleh mereka yang mau, seikhlasnya. Donasi yang terkumpul nanti akan disalurkan pada masyarakat kurang mampu," terangnya.

baca juga: Tingkatkan Perekenomian Masyarakat, Pemko Solok Teken MoU Dengan Pegadaian

Terpisah, Kepala Bagian Kesra Kota Solok , Heppy Darmawan mengatakan, direncanakan masing-masing kelurahan akan didistribusikan sekitar 10 kotak Gebuk Sakuku. Nantinya, bisa juga diletakkan di rumah masyarakat mampu yang bersedia.

"Untuk pengelolaannya kita serahkan pada tim KP3K yang ada di masing-masing kelurahan. Nanti sekali sebulan akan dikumpulkan oleh petugas dan akan disalurkan pada masyarakat miskin yang sudah didata sebelumnya," terangnya.

baca juga: Ernawati, Kader Posyandu Berprestasi Kota Solok Dinilai Tim Provinsi

Bantuan diberikan bukan berupa uang yang terkumpul, akan tetapi berupa bantuan sembako dan kebutuhan sekolah, sehingga bisa tepat dalam pemanfaatannya. Setidaknya bisa meringankan biaya yang harus dikeluarkan keluarga tidak mampu.

Pihaknya berharap, gerakan Gebuk Sakuku yang dilakukan pemerintah kota Solok dapat berjalan dengan baik. Terutama di kalangan pegawai yang ada di lingkungan Pemerintah kota Solok . Tergetnya adalah Pegawai yang ada di kota Solok dan keluarga mampu.

"Jadi, Gebuk Sakuku bukan seperti menjalankan kotak ke rumah-rumah atau diletakkan di tempat-tempat pelayanan publik. Tapi di kantor-kantor pemerintahan, targetnya adalah pegawai dan masyarakat dengan ekonomi mampu," tutupnya.

Sebelumnya, Gebuk Sakuku telah dilaunching Wali Kota Solok saat tabligh Akbar dan wisuda 1000 Hafizh pada pertengahan Desember 2019 lalu. Harapannya, bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

[Syafriadi]

Editor: Khadijah