Kota Solok Sandang Predikat Kota Peduli HAM 2019

Wako Solok, Zul Elfian menerima penghargaan kota peduli HAM dari Kemenkum HAM.
Wako Solok, Zul Elfian menerima penghargaan kota peduli HAM dari Kemenkum HAM. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

KLIKPOSITIF -- Hanya berselang satu hari, Walikota (Wako) Solok Zul Elfian kembali menerima penghargaan dari Pemerintah pusat. Kali ini, kota Solok kembali dianugerahi sebagai salah satu daerah yang dianggap memiliki komitmen dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima Wako Solok Zul Elfian dari Direktur Jenderal Hak Azazi Manusia Dr. Mualimin Abdi pada puncak peringatan Hari Hak Azazi Manusia (HAM) se dunia yang ke 71 tahun 2019 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (10/13).

baca juga: Saat Peringatan Hari AIDS Sedunia Empat Warga Solok Dinyatan Positif

Kota Solok menerima penghargaan Bersama 11 Kota/Kabupaten lain di Sumatra Barat. Total ada sebanyak 272 Kota dan Kabupaten mendapat penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham).

Terhadap penghargaan itu, Walikota Solok mengaku sangat bersyukur. Penghargaan dari Kemenkum HAM menjadi bentuk pengakuan dari pemerintah pusat terhadap upaya-upaya yang dilakukan oleh pemko Solok dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat.

baca juga: Harimau Masuk Kampung, Masyarakat Danau Kembar Diminta Waspada

"Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja keras kita semua, pemenuhan hak-hak dasar masyarakat memang menjadi prioritas Pemko Solok melalui berbagai program dan kegiatan yang dilakukan bersama stakeholder terkait," sebut Zul Elfian.

Dikatakan Zul Elfian, penghargaan yang diberikan Kemenkum HAM merupakan tantangan bagi kota Solok untuk terus melanjutkan peningkatan kinerja, terutama dalam memenuhi dan menjaga HAM setiap masyarakat yang ada di kota Solok .

baca juga: Besok, Madra Indriawan Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Solok

Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu peran dan dukungan seluruh lapisan Aparatur Sipil Negara melalui dinas terkait dan juga masyarakat. Hak-hak dasar seluruh masyarakat harus dipenuhi, mulai dari di bidang kesehatan, pendidikan dan lainnya.

"Ingat, penghargaan ini merupakan motivasi bagi kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Struktur, proses dan capaian kinerja dalam melakukan perlindungan, pemenuhan, penegakan Hak Asasi Manusia," sebut Zul Elfian.

baca juga: KPK RI Evaluasi Pelaksanaan RAD PPK Kota Solok

Capaian dua penghargaan sekaligus berupa Top 30 pengelolaan pengaduan pelayanan publik dari Kemenpan RB dan kota peduli HAM dari Kemenkum HAM seolah menjadi kado jelang hari jadi ke 49 kota Solok . Dua penghargaan itu menjadi bukti kinerja pemerintah dan partisipasi masyarakat.

Selain itu, segudang penghargaan lainnya juga berhasil diraih kota Solok sepanjang tahun 2019, sebut saja, Sanitasi Total Berbasi Masyarakat (STBM) Award dari Kementrian Kesehatan, Swasti Saba Wistara dari Kementrian Dalam Negri dan lainnya.

"Dengan dukungan penuh masyarakat dan lembaga DPRD, kedepan kita sangat optimis kota Solok bisa lebih maju dalam berbagai bidang dan mampu berdiri sejajar dengan kota-kota maju lainnya," tutup Zul Elfian.

[Syafriadi]

Penulis: Khadijah