Pawai Didikan Subuh Semarakkan Maulid Nabi di Kota Solok

Wakil Walikota Solok, Reinier melepas pawai didikan subuh di halaman Masjid Agung Al-Muhsinin.
Wakil Walikota Solok, Reinier melepas pawai didikan subuh di halaman Masjid Agung Al-Muhsinin. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF  -- Pawai didikan subuh ikut menyemarakkan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di kota Solok . Pawai diikuti oleh Santri dari berbagai Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dan Taman Pendidikan Qur'an se-kota Solok .

Pawai didikan subuh diawali dengan prosesi apel pelepasan dan pengucapan ikrak didikan subuh di halaman Masjid Agung Al-Muhsinin. Upacara dipimpin langsung Wakil Wali Kota Solok , Reinier, Sabtu (9/11).

baca juga: ASN Kota Solok Bantu Mantan Pasien COVID-19

Peserta pawai didikan sudah mengelilingi sejumlah titik di kota Solok . Usai dilepas di Masjid Agung, arak-arakan bergerak menuju kawasan Air Mati, kemudian Simpang Surya, Taman Kota dan finis di Lapangan Merdeka Kota Solok .

Menurut Wakil Walikota (Wawako) Solok , Reinier, pawai didikan subuh merupakan salah satu ajang untuk merajut semangat kebersamaan sesama santri dalam belajar dan mensyiarkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

baca juga: Ratusan Tenaga Medis dan Guru di Kota Solok Ikuti Tes Swab

"Semoga ini menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk lebih giat dalam belajar dasar ilmu agama melalui MDTA dan TPQ yang ada, jangan ada anak-anak kita yang tidak tahu membaca Al-Quran," sebut Reinier.

Menurutnya, pemerintah kota Solok terus berupaya membangun daerah yang memang berlandaskan keagamaan. Semboyan Kota Beras Serambi Madinah menjadi sebuah wujud keinginan membentuk masyarakat yang agamais.

baca juga: Deteksi COVID-19, Pemkab Solok Lakukan Pool Test pada 30 Kluster

Melalui program-program keagamaan yang digagas, sangat diharapkan dapat membentuk karakter dan kepribadian masyarakat kota Solok yang berakhlak mulia. Terutama generasi muda.

Diakuinya, semua program yang digagas pemerintah daerah tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat. Terutama didikan subuh dan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit). Perlu pengawasan orang tua.

baca juga: Libatkan Tenaga Ahli, Pemko Solok Matangkan Dokumen GDPK

Karena, ulasnya, pengawasan orang tua dan bimbingan guru sangat penting untuk mengarahkan anak. Jangan biarkan anak lepas kontrol dan terjerumus dalam hal-hal yang sifatnya negatif. Ini akan merugikan dirinya, keluarga dan masa depan.

"Ini adalah tugas kita bersama untuk membentuk generasi muda kota Solok yang lebih baik kedepannya, kita harus bersepakat untuk mendorong kemajuan dalam bidang agama, mensyiarkan ajaran Islam dan memakmurkan rumah ibadah," ajak Reinier.

[Syafriadi]

Penulis: Khadijah