Bupati Solsel Terima Kunjungan Kejari Padang Aro

Bupati Kabupaten Solsel Muzni Zakaria terima kunjungan dan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Solsel yang baru, Muhammad Bardan, di Ruang Kerjanya, Selasa (17/9)
Bupati Kabupaten Solsel Muzni Zakaria terima kunjungan dan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Solsel yang baru, Muhammad Bardan, di Ruang Kerjanya, Selasa (17/9) (Ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Bupati Kabupaten Solok Selatan ( Solsel ) H. Muzni Zakaria menerima kunjungan dan silaturahmi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Solsel yang baru, Muhammad Bardan di Ruang Kerjanya, Selasa (17/9).

Diketahui, Kajari M. Bardan dilantik menjadi Kajari Solsel pada Jumat kemaren (13/9) menggantikan Kajari yang lama M. Rohmadi.

baca juga: Plt Kepala BKPSDM Solsel : Pemberhentian TKD Diserahkan Ke OPD Masing-Masing

Dalam silaturahmi singkat itu, Bupati Muzni mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di kampung halaman kepada Kajari M. Bardan yang merupakan orang asli Bukittinggi.

“Selamat datang Pak Kajari, semoga Solok Selatan semakin maju kedepannya,” ungkap Muzni.

baca juga: Jamur Sawit Talao Jadi Produk Baru Solsel yang Banyak Digemari, Begini Kisah Awal Produksinya

Muzni mengungkapkan, sebelumnya Pemkab Solsel telah membuat MoU dengan Kajari Solsel tentang pembentukan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Ia berharap dengan datangnya Kajari yang baru kerjasama ini dapat ditingkatkan lagi.

baca juga: Hari Ini, Kasus Covid-19 Bertambah 16 Orang di Kabupaten Solok

“Kedepan kita tingkatkan, saya ingin paket dibawah 1 Miliar kita kerjasamakan, apabila ada kekurangan kita cepat tahu dimana kekuranganya,” tuturnya.

Muzni mengatakan, selama ini belum semua paket pekerjaan pembangunan yang diawasi TP4D.

baca juga: Solsel Buka Pendaftaran 390 Formasi Seleksi CPNS

Ia berharap masukan dan arahan dari Kajari terhadap apa yang kurang dan apa yang perlu ditingkatkan.

Selain itu, Ia juga memaparkan potensi sumber daya alam yang ada di Solsel , ia mengatakan, Solok Selatan mempunyai potensi tambang emas yang besar, namun sampai saat belum ada yang memiliki izin, disamping itu, didepan kantor Kajari sendiri ada pembangkit listrik tenaga panas bumi, dimana akhir tahun ini beroperasi.

Belum lagi Imbuhya, potensi kebun sawit dan kebun teh yang luas. “Jumlah penduduk lebih kurang 200 ribu, 64 persen luas Solok Selatan berupa hutan, dan hanya 36 persen yang bisa ditempat oleh penduduk dari luas tersebut, sebagian ada juga HGU perkebunan,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi komunikasi antar forkopimda yang selama ini sangat baik. “ Alhamdulilah selama ini sangat baik komunikasi dengan forkopimda, bersama kita membangun daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Kajari M. Bardan mengakui TP4D yang telah terbentuk saat ini baru mengawasi proyek strategis nasional yang nilainya lebih dari 1 Miliar.

Sementara itu untuk proyek yang bernilai dibawah 1 Miliar belum terawasi, hal itu katanya disebabkan oleh kurang personil di Kejaksaan.

Namun ia juga berharap kedepan untuk proyek dibawah 1 Miliar dapat diawasi oleh TP4D.

“Kami siap membantu, mulai dari perencanaan guna meminimalisir penyalahgunaan keuangan negara,” ungkapnya.

Turut hadir dalam silaturahmi tersebut, Pabung 0309 Solok di Solsel Mayor (Inf) Togar Harahap, Sekretaris Daerah Yulian Efi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Adib Al Fikri, Asisten I Fidel Efendi dan Asisten III Amdani. [Kaka]

Penulis: Khadijah