Wujudkan Rencana Sebagai Kota Tujuan, Pemko Solok Belajar ke Pemko Depok

Wakil Walikota Solok Reinier didampingi Asisten Bidang Ekonomi Jefrizal saat pertemuan dengan Pemko Depok
Wakil Walikota Solok Reinier didampingi Asisten Bidang Ekonomi Jefrizal saat pertemuan dengan Pemko Depok (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA , KLIKPOSITIF - Guna menggali dan memperdalam aplikasi sistem perencanaan partisipatif pemerintahan yang lebih efisien dan efektif, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ) Kota Solok laksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Depok, Selasa 29 Agustus 2017.

Dalam kunker rombongan Bappeda tersebut, turut serta Wakil Wali Kota (Wawako) Solok Reinier yang didampingi lansung oleh Asisten Bidang Ekonomi Jefrizal. Tidak ketinggalan juga, ikut sebanyak 17 orang fasilitator perencanaan pembangunan partisipatif Kota Solok .

baca juga: Pengurus GOW Kota Solok Periode 2021-2026 Dilantik

Kedatangan rombongan Kota Beras Serambi Madinah tersebut, lansung disambut oleh Pelaksana tugas Sekretaris daerah Widyati Riyandani dan Sekretaris Bappeda Kota Depok Syafrizal, serta segenap para pejabat Pemerintahan di lingkungan Kota Depok.

Plt. Sekda Kota Depok, dalam sambutannya sangat mengapresiasi kedatangan Pemerintah Kota (Pemko)Solok yang telah memilih Kota Depok untuk berbagi informasi. Kota Depok Sendiri, sejauh ini sudah menerapkan sistem aplikasi online.

baca juga: Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 11 Kasus, Empat Orang ASN

"Pemko Depok sudah menjalankan sistem Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) online untuk mempermudah dalam penyusunan dan penginputan data dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk sementara, sistem aplikasi ini sudah sampai tingkat kecamatan" ungkap Widyati Riyandani.

Wawako Solok Reinier dalam sambutannya mengatakan, Pemko Solok saat ini tengah berupaya keras mewujudkan Kota Solok , sebagai Kota Tujuan tahun 2020 sehingga membawa dampak ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat.

baca juga: Sekda Kota Solok Jalani Vaksinasi Covid-19

Selama ini, Kota Solok lebih dikenal sebagai kota persinggahan atau kota perlintasan di jalur lintas utama Sumatera, namun boleh dikatakan tidak begitu memberikan dampak atau efek ekonomi secara optimal bagi masyarakat.

Perlu strategi dan upaya keras menjadikan Kota Solok sebagai kota tujuan, bukan hanya kota perlintasan dengan memanfaatkan kelebihan letak strategis Kota Solok dan berbagai kelebihan lainnya. Hal itu, perlu ditumpu dengan pembangunan berbagai infrastruktur penunjang.

baca juga: Akrab Dengan Teknologi, Anak Muda Punya Peluang Besar Mengembangkan Usaha

Untuk mewujudkannya, dibutuhkan perencanaan yang matang dan terintegrasi namun bersifat partisipatif. Hal ini tentu harus didukung kompetensi dan Sumber Daya Manusia yang mumpuni dari fasilitator perencanaan pembangunan.

"Manfaatkanlah kesempatan ini sebagai media menggali ilmu dan wawasan, sehingga ada perubahan yang bisa dibawa untuk kemajuan Kota Solok kedepannya," Pesan Reinier kepada rombongan Kunker.

[Syafriadi]

Penulis: Webtorial