DAK Disetujui, Pemkab Padang Pariaman Rencanakan Pembangunan Sentra IKM Kakao

Ilustrasi coklat
Ilustrasi coklat (ElinkBaliNews.com)

PADANG PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Padang Pariaman , Hendra Aswara mengatakan, perhatian Kementerian Perindustrian sangat tinggi yang terbukti dari usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Padang Pariaman yang telah diproses untuk dianggarkan pada APBN 2018.

"Saya senang karena Bapak Menteri mendukung dua usulan DAK dari Padang Pariaman ," kata Hendra usai menerima bantaun mesin las untuk 7 Industri Kecil Menengah (IKM) yang dilaksanakan bersamaan dengan wisuda SMK, SMAK dan SMTI Padang di UPI Convention Center.

baca juga: Uang Hasil Pencurian Batu Akik Rp 286 Juta Lebih, Pelaku Habiskan untuk Belanja dan Pesta

Pada Tahun 2018, kata Hendra, Kabupaten Padang Pariaman akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.

Ia menyampaikan, DAK tersebut terdiri dari dua kegiatan, yakni pengembangan kawasan peruntukan industri di Nagari Kasang dan Pembangunan Sentra IKM Coklat di Malibou Anai.

baca juga: Komplotan Pencuri Batu Akik yang Dihiasi Berlian Senilai 11 Milyar Ditangkap Polisi

"Kedua kegiatan tersebut tahun ini sudah selesai masterplannya" katanya.

Dijelaskannya, untuk Sentra IKM Coklat, telah diajukan usulan DAK sebesar 18 Milyar. Bahkan direncanakan, pembangunan fisik dimulai pada awal Tahun 2018 mendatang. Sentra IKM Coklat seluas 5 hektar itu nantinya sebagai kawasan terpadu tanaman coklat sebagai kebun percontohan, pengolahan, kemasan dan pemasaran.

baca juga: Diduga Gelapkan Mobil dan Uang Puluhan Juta, Seorang Pemuda Ditangkap Polisi di Padang

Jadi wisawatan pecinta coklat bisa melihat langsung proses penanaman hingga membeli produk coklat sambil menikmati kesejukan alam Malibou.

"Sentra IKM coklat ini akan menjadi satu-satunya di Sumbar yang lokasinya sangat strategis yakni di pinggir jalan Nasional Padang - Bukittinggi, serta kawasan rest area Malibou Anai. Kita optimis daerah ini akan menjadi destinasi wisata unggulan ranah minang kedepannya," kata lagi.

baca juga: 30 Adegan Diperagakan Saat Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan di Padang Pariaman

Di saat pengembangan Kawasan Industri Padang Pariaman yang berada berdekatan dengan Padang Industrial Park, saat ini sedang pendataan sertifikat lahan oleh perangkat nagari dan korong. Kawasan industri seluas 70 hektar tersebut telah dimulai sejak tahun 2008 yang lalu, namun sempat tertunda.

"Kita fokus tumbuhkan industri, karena kita ingin membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujar mantan Kabag Humas Padang Pariaman ini.

Di sisi lain, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sumbar untuk menggerakan sektor industri baik sumber daya manusia dan teknologinya.

Ia juga apresiasi daerah yang telah aktif untuk membina Industri Kecil Menengah (IKM) produk unggulan seperti pangan, makanan ringan, sulaman dan kerajinan lainnya.

"Sumbar punya potensi besar sebagai tumbuhnya IKM karena juga tujuan wisata dunia," kata Airlangga penyerahan bantuan mesin las dan alat bordir yang bersamaan dengan Wisuda SMK, SMAK dan SMTI Padang di UPI Convention Center, Padang pada Senin 28 Agustus 2017.

Guna mendukung eksisnya IKM, Kemenperin telah membangun sentra-sentra yang dibiayai sepenuhnya oleh dana pusat. Seperti tahun ini pembangunan sentra IKM rendang di Kota Payakumbuh dan tahun depan direncanakan sentra IKM coklat di Padang Pariaman .

[Heri Martoni]

Penulis: Webtorial