Bapenda Minta WP Taat dan Jujur dalam Bayar Pajak

Kabid Penagihan dan Pemeriksaan Bapenda Padang, Budi Payan.
Kabid Penagihan dan Pemeriksaan Bapenda Padang, Budi Payan. (KLIKPOSITIF/Khadijah)

PADANG , KLIKPOSITIF - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Padang mengimbau Wajib Pajak (WP) dari seluruh objek pajak agar tidak hanya taat membayar pajak, tapi juga jujur sesuai dengan jumlah yang seharusnya.

"Kami seringkali menemukan WP yang taat bayar pajak bukan berarti mereka jujur dalam membayar pajak  mereka,"ujar Kaban Bapenda  Padang  Adib Alfikri melalui Kabid Penagihan dan Pemeriksaan Bapenda Padang , Budi Payan.

baca juga: Karena Hal Ini, Pemilik Penginapan di Pasir Jambak akan Dipanggil Satpol PP

Ia mengungkapkan, semenjak Bapenda Padang ke lapangan untuk melakukan pemungutan pajak ke WP dalam berbagai program Bapenda seperti Uji Petik dan Pemeriksaan pajak hotel, banyak WP yang masih tidak jujur dalam membayar jumlah pajak sesuai dengan yang seharusnya dibayarkan.

"Kami masih saja memdapati hampir seluruh WP di Kota Padang tidak jujur dalam membayar pajaknya sesuai dengan omset yang mereka dapatkan tiap bulan. Padahal sebagian dari mereka yang kami lakukan pemungutan ke lapangan adalah WP yang taat bayar pajak ," kata Budi.

baca juga: Pengisian Premium dengan Tangki Modifikasi, Disperindag : Kami Minta Kerja Sama Pemilik SPBU

Biasanya, lanjut Budi, WP yang kedapatan tidak jujur dalam membayar pajak akan diberikan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dan diharuskan untuk membayarkan jumlah pajak yang kurang dari jumlah yang sebelumnya harus dibayarkan.

Oleh karena itu, ia meminta pada seluruh WP yang ada di Kota Padang agar tidak hanya taat membayar pajak , tapi juga jujur saat membayarkannya sesuai dengan jumlah yang seharusnya.

baca juga: Yayasan Igasar Siapkan 2 Skema Sekolah di Saat Pandemi

Di sisi lain, Kasubid Penagihan Bapenda Padang , Nilson mengatakan, selama dilakukan pengecekan langsung ke lapangan, memang didapati banyak WP yang masih saja tidak jujur dalam membayar pajak .

"Tidak jarang kami menemukan rumah makan/restoran saat dilakukannya uji petik, mereka tidak jujur membayar pajak pada bulan-bulan sebelum dilakukannya uji petik di tempat mereka," ujar Nilson.

baca juga: Wagub: Kota Padang Sebaiknya Jangan Sekolah Tatap Muka!

Ia menyatakan, ia dan tim Bapenda seringkali menemukan ketidak wajaran jumlah pajak yang dibayarkan saat diperiksa data pemasukan mereka per bulan dan disesuaikan dengan pajak yang telah mereka bayar.

"Kenapa harus melakukan hal tersebut? Padahal pajak tersebut bukan dari uang pribadi WP, melainkan dari uang yang dibayarkan konsumen/pelanggan saat mendapatkan pelayanan atau servis saat ke suatu objek pajak ," tukasnya.(*)

Penulis: Webtorial