Bapenda Siap Kejar Target Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Triwulan III

Kabid Penagihan dan Pemeriksaan Bapenda Padang, Budi Payan
Kabid Penagihan dan Pemeriksaan Bapenda Padang, Budi Payan (KLIKPOSITIF/Khadijah)

PADANG , KLIKPOSITIF - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Padang targetkan realisasi penerimaan pajak daerah dari seluruh objek pajak pada triwulan III yakni 75 persen dengan nominal Rp224,5 Milyar dengan target Rp.334,5 Milyar pada 2017.

"Triwulan I realisasinya 20 persen berhasil tercapai, pada triwulan II realisasinya meningkat menjadi 40 persen juga tercapai. Nah, pada triwulan III saat ini, realisasi penerimaan pajak adalah 75 persen, ada jarak 35 persen antara triwulan II dan triwulan III," ujar Kabid Pemeriksaan dan Penagihan Bapenda Padang , Budi Payan pada KLIKPOSITIF .

baca juga: Belajar dari YouTube, Umpan Ikan Metal Jig Buatan Muhammad Iqbal Tembus Pasar Zona Indonesia Tengah

Ia mengatakan, sampai awal Agustus pada bulan kedua dalam triwulan III ini, realisasi penerimaannya baru tercapai 9 persen dari target realisasi triwulan III. Untuk mencapai target realisasi penerimaan pajak hingga akhir bulan September, Bapenda Padang menggencar untuk melakukan penagihan pada seluruh objek pajak .

"Kami saat ini tengah berusaha untuk mencapai target itu dengan langsung ke lapangan guna melakukan pemungutan langsung oleh anggota Bapenda Padang pada setiap objek pajak ," kata Budi.

baca juga: Karena Hal Ini, Pemilik Penginapan di Pasir Jambak akan Dipanggil Satpol PP

Saat ini, katanya, Bapenda tidak bisa hanya menunggu wajib pajak untuk membayar kewajiban mereka terhadap pajak daerah , seperti kegiatan uji petik, pemeriksaan hotel, pemeriksaan reklame yang melanggar dan kegiatan lapangan lainnya.

"Sedikit susah untuk mencapai angka 35 persen itu, sementara banyak wajib pajak yang lalai dan melupakan kewajiban mereka untuk membayar pajaknya," katanya.

baca juga: Pengisian Premium dengan Tangki Modifikasi, Disperindag : Kami Minta Kerja Sama Pemilik SPBU

Budi menjelaskan, saat dilakukan penagihan secara langsung ke lapangan, wajib pajak banyak yang tidak senang dengan apa yang dilakukan oleh Bapenda Padang .

Ia menyayangkan masih rendahnya kesaradaran masyarakat pada pajak daerah . Padahal pajak daerah manfaatnya untuk mereka sendiri.

baca juga: Yayasan Igasar Siapkan 2 Skema Sekolah di Saat Pandemi

"Saya heran mengapa wajib pajak harus malas untuk bayar kewajiban pajaknya. Padahal pajak daerah adalah kewajiban bagi setiap orang/badan yang termasuk dalam objek pajak . Terutama pengusaha yang menjadi wajib pajak di Kota Padang , sedangkan yang membayar pajak adalah masyarakat yang menjadi konsumen dari usaha yang dijalankannya," ujarnya.

"Bahkan ia juga menyayangkan kejujuran wajib pajak dalam membayar pajaknya. Karena saat dilakukan pemeriksaan dan pengawasan pada objek pajak tertentu, selalu saja ditemukan wajib pajak yang tidak jujur saat membayar pajaknya," katanya.

Oleh karena itu, Budi tak bosan mengimbau pada wajib pajak untuk membayar pajak mereka dengan patuh dan jujur, agar Bapenda Padang dapat mencapai target realisasi triwulan III dari pajak daerah.

"Patuh dan jujurlah dalam membayar kewajiban pajak , karena manfaat pajaknya juga akan dirasakan sendiri oleh setiap masyarakat Kota Padang , termasuk pada mereka yang membayar pajak ," tutupnya. (*)

Penulis: Webtorial