Dishub Padang Pariaman Uji Kelayakan Kendaraan Angkutan Lebaran

Petugas Dinas Perhubungan Padang Pariaman saat menempelkan stiker tanda telah dilakukan pengujian kelayakan kendaraan di Kantor Dinas Perhubungan
Petugas Dinas Perhubungan Padang Pariaman saat menempelkan stiker tanda telah dilakukan pengujian kelayakan kendaraan di Kantor Dinas Perhubungan (KLIKPOSITIF/Heri Martoni)

PADANG PARIAMAN , KLIKPOSITIF -Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman mengadakan uji ulang kelayakan kendaraan pada angkutan umum untuk Lebaran 1438 H tahun 2017. Pengecekan ini dilakukan terhadap Angkutan Desa (Angdes) dari berbagai jurusan seperti Sicincin-Lubuk Alung, Lubuk Alung-Batas Kota Padang berlangsung di terminal Sicincin dan terminal Lubuk Alung, Senin 19 Juni 2017.

Terlihat sejumlah petugas dishub memeriksa satu per satu kelengkapan juga kelayakan kendaraan yang akan mengangkut penumpang pada arus Lebaran 2017 .

baca juga: Yayasan Al Aziz Bantu 3 Korban Kebakaran di Padang Pariaman

Plt. Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman Yon Hendri, mewakili Kadis H. Budi Utama, kepada Klikposiitf menyampaikan, sampai saat ini terdapat puluhan unit Kendaraan lebaran yang layak jalan yang ditandai dengan stiker bertuliskan angkutan Lebaran tahun 2017.

Ia kembali menambahkan, saat pengecekan tahap awal yang dilakukan oleh Yon Hendri, selaku penguji bersama dengan dua anggota Pembantu Penguji Kendaraan Bermotor (PPKB) mengatakan, hanya empat kendaraan yang tidak layak jalan, sedangkan yang lainnya telah memenuhi standar kelayakan.

baca juga: Akses Utama, Masyarakat Berharap Pengerjaan Jembatan yang Ambruk di Kayu Gadang Padang Pariaman Segera Selesai

"Angdes yang kami dapati tidak layak jalan karena kendaraan itu menggunakan ban vulkanisir dan juga surat-surat kendaraannya tidak lengkap. Ada juga yang lampu remnya mati, klakson mati, masa berlaku buku KIR habis, dan sopir tidak membawa perlengkapan administrasi lainnya" imbuh Yon Hendri.

Menurutnya, Angdes yang layak jalan untuk angkutan selama Lebaran Idul Fitri haruslah memenuhi persyaratan, diantaranya perlengkapan lampu-lampu, kaca-kaca depan, ‎rem, ban, sarana pendukung lain, klakson, pemecah kaca, kunci roda, segi tiga pengaman kota P3K, juga  kelengkapan administrasi dan surat kendaraan bermotor tersebut.

baca juga: Polisi Temukan Ladang Ganja di Aur Malintang, Kapolres: Ada Sekitar 400 Bibit Ganja

Pengecekan kendaraan tersebut berdasarkan Surat dari Dinas Perhubungan Propinsi Sumatera Barat Nomor: 551.2/640/Dishub-SB/V/2017 tentang Himbauan Melakukan Pengawasan dan Pemeriksaaan di jalan terhadap kendaraan yang tidak layak jalan, tidak sesuai peruntukan (mobil barang membawa orang) serta kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen perjalanan sebagai angkutan umum. Serta adanya surat tugas dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman Nomor: 094.4/ 153/SPT/DISHUB/LLAP-2017, yakni dengan menerjunkan 6 anggota Dishub ditambah dari UPT Pengijan Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Padang Pariman guna melaksanakan tugas Pengawasan dan Uji Ulang Kendaraan Penumpang Umum angkutan lebaran dan pemasangan stiker angkutan lebaran 2017 yang dimulai 14 Juni 2017 hingga selesai.

"Jika ada Angdes memenuhi persyaratan layak jalan maka dipasang stiker Angkutan lebaran‎ 2017. Tetapi jika tidak memenuhi persyaratan, mqkq disarankan untuk melakukan perbaikan fisik maupun adminstrasi untuk.mendapatkan izin kelayakan. Sebab jika tidak ada stiker itu, maka mobil angkutan tidak boleh masuk terminal," imbuh Yon Hendri. 

baca juga: Seorang Balita di Padang Pariaman Positif COVID-19

[Heri Martoni]

Penulis: Webtorial