Ronggeng Pasaman Berhasil Memukau Penonton di Jakarta

Pemain Ronggeng Pasaman foto bersama dengan Bupati Pasaman
Pemain Ronggeng Pasaman foto bersama dengan Bupati Pasaman (Istimewa)

PASAMAN , KLIKPOSITIF - Kesenian Ronggeng Ganto Kabupaten Pasaman , Sumatera Barat tampil memukau ratusan perantau pada acara Minangkabau Culture and Art Festival di Taman Ismail Marzuki(TIM) Jakarta, Kamis 22 September 2016. Penampilan ronggeng itu dimulai pukul 19.30 WIB di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki nomor 73 Jakarta.

Kesenian ronggeng yang berasal dari Kecamatan Bonjol, Pasaman ini juga disaksikan Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Wakil Ketua DPRD Pasaman , Haniful Khairi, anggota DPRD Pasaman , Sarjan Lubis, Khairuddin Simajuntak, Kepala Dinas Disporabudpar Pasaman , Hendri, Kepala Dinas Koperindag dan UKM, Anwir Salam, Kepala Bagian Humas, Antoni, Anggota DPRD Sumbar Zusmawati, Sarjan, para tokoh perantau dan para perantau Sejabodetabek‎.

baca juga: Irwan Prayitno: Jadikan Masjid Rumah Kedua

Ronggeng Pasaman yang telah diakui oleh Kementerian Pariwisata sebagai warisan budaya itu, tampil selama tiga jam. Pementasan tersebut mendapat perhatian besar dari ratusan penonton.

Acara di gagas oleh Minangkabau Art Forum Fasli Jalal sebagai dewan penasehat. Kemudian, juga dihadiri oleh artis ternama Ray Sehetavy.

baca juga: Lokakarya Seni dan Pabrik #2 Menjaga Warisan Budaya Melalui Aktivitas Seni

Bupati Pasaman , Yusuf Lubis memberikan apresiasi luar biasa kepada grup Ronggeng Ganto yang telah memukau ratusan penonton di Jakarta. Ini adalah aset daerah dan perlu dijaga serta dilestarikan dengan baik.

"Kita akan memberikan pembinaan terhadap seluruh kesenian -kesenian yang ada di Pasaman , sebab ini adalah salah satu visi dan misi kita mewujudkan Pasaman yang berbudaya" ujar Yusuf Lubis.

baca juga: Miris Taman Wisata Equator Bonjol Tidak Terurus, DPRD: Apa Kita Tidak Malu?

Mantan Kapolres Padangpanjang ini, juga mengucapkan terimakasih Kepala Fasli Jalal karena telah mengundang Pasaman untuk tampil di Minangkabau Culture and Art Festival. Sebab, dari empat Kabupaten dan kota di Sumbar, salah satunya dari Kabupaten Pasaman .

"Inilah Ronggeng Pasaman yang sudah diakui oleh Kementerian Pariwisata sebagai warisan budaya tak benda.‎ Ronggeng inilah apaadanya yang tidak dimodifikasi dan akan dipertahankan" sebut Yusuf Lubis.

baca juga: Terkait Gempa Darat di Pasaman, Ini Kata BMKG

Dalam kesempatan itu Yusuf Lubis juga ‎mengizinkan Ray Sehetavy untuk menggarap film Tuanku Imam Bonjol, dan ia juga mengucapkan terimakasih sudah datang dan bergabung pada acara ini.

"Kita ‎mengajak seluruh perantau Pasaman untuk dapat bersama membangun kampung halaman dan meningkatkan rasa cinta kepada warisan kebudayaan Pasaman " ujarnya.

[Man St. Pambangun]

Penulis: Webtorial