H-1 Ramadan, Tim Terpadu Pemko Solok Sidak ke Pasar Raya

Wako Solok H. Zul Elfian bersama Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati dan tim terpadu berbincang dengan pedagang
Wako Solok H. Zul Elfian bersama Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati dan tim terpadu berbincang dengan pedagang (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA,  KLIKPOSITIF -H-1 atau Satu hari jelang masuknya Ramadan , Pemerintah Kota(Pemko) Solok melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memantau perkembangan harga sembilan bahan pokok (Sembako) di kawasan Pasar Raya Solok. Tidak hanya itu, juga dilakukan pemantauan terhadap lapak-lapak pedagang.

Tim Terpadu Pemko Solok langsung dipimpin Wali Kota (Wako) Solok H. Zul Elfian. juga dihadiri oleh Ketua DPRD Yutriscan, Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati Rosya, Sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah serta pihak terkait lainnya, Jumat 26 Mei 2017.

baca juga: Usaha Kambing Hantarkan Hendra Saputra Wakili Kota Solok di Tingkat Provinsi

Tidak hanya memantau perkembangan harga sembako secara lansung kepada para pedagang, namun kunjungan itu dijadikan momentum bagi Tim Terpadu juga untuk menyempatkan bersilahturrahmi, serta berdiskusi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang jelang masuknya Ramadhan.

Masuknya bulan Suci Ramadan , sekaligus menjadi momentum penting untuk kembali menggairahkan perekonomian pedagang, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat atas berbagai kebutuhan. Khususnya menyangkut kebutuhan harian, seperti bahan konsumsi. Tak ayal selama Ramadan aktivitas perdagangan cenderung meningkat di Pasar Raya Solok.

baca juga: Wawako Solok : Generasi Muda Harus Tetap Produktif di Masa Pandemi

"Seiring dengan meningkatnya permintaan, maka harga sembako cenderung mengalami kenaikan. Namun kenaikan ini semestinya tetap masih mampu dijangkau masyarakat, makanya stabilitas harga menjadi perhatian penting dari tim," ungkap Zul Elfian disela kunjungan ke Lapak pedagang Sembako, Pasar Raya Solok.

Dalam kunjungan tersebut,  diketahui kondisi harga sembako masih relatif stabil, seperti harga daging sapi segar pada kisaran Rp. 120 hingga 130 ribu per kilogramnya, cabai masih di kisaran harga 30 ribu per kilogram, beras varietas bagus berkisar Rp13,000 perkilo, dan bawang merah pada kisaran Rp.15.000 hingga R.p18.000 per kilogram.

baca juga: Tekan Dampak Ekonomi, Pemko Solok Salurkan BST dan Beras PPKM

Tidak kalah penting, Tim terpadu juga meminta pedagang, terutama pedagang makanan yang langsung memasak jualannya di lokasi pasar raya agar menjaga dan waspada terhadap ancaman kebakaran. Para pedagang diminta untuk tidak meninggalkan tempat berjualan dalam kondisi kompor masih menyala.

"Begitu juga masyarakat atau pedagang sekitar Pasar Raya Solok agar tidak membakar sampah di titik-titik rawan kebakaran dan memastikan kondisi aman jelang meninggalkan kedai atau toko," ungkap Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati Rosya.

baca juga: Kota Solok Masuk Wilayah PPKM Level Tiga

Kapolres juga meminta pedagang dan masyarakat agar lebih waspada dari aksi kejahatan saat beraktivitas di pasar raya Solok dan tempat keramaian lainnya. Terutama masyarakat pengunjung pasar agar tidak memakai perhiasan secara berlebihan yang bisa memancing niat jahat pelaku kejahatan.

"Kita mengimbau masyarakat untuk menghindari memakai perhiasan emas atau berharga lainnya berlebihan saat pergi ke pasar dan tempat keramaian lainnya, itu bisa memicu niat jahat pelaku kejahatan, apalagi dalam kondisi ekonomi saat ini. Mungkin awalnya mereka tidak ada niat, tapi karena melihat dan ada kesempatan makanya bisa terjadi tindak kejahatan," imbau Kapolres.

Pihak Polres Solok Kota juga menyiapkan personil untuk berpatroli di kawasan Pasar Raya Solok. Sejumlah tempat ibadah yang cenderung semakin ramai pada bulan suci Ramadan serta tempat-tempat keramaian lainnya yang ada di wilayah hukum Polres Solok Kota .

[Syafriadi]

Penulis: Webtorial