Bupati Pasaman: Tegakkan Kerukunan Antar Umat Beragama

Bupati Yusuf Lubis berfoto bersama di acara dialog lintas agama
Bupati Yusuf Lubis berfoto bersama di acara dialog lintas agama (Istimewa)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Bupati Pasaman , Yusuf Lubis mengatakan, masyarakat Pasaman sangat majemuk yang terdiri dari berbagai macam karakteristik kebudayaan, baik dari segi budaya, suku dan agama. Namun, meski pun berbeda, tapi selalu hidup berdampingan dengan aman, tentram dan damai karena saling pengertian dan menjunjung tinggi toleransi.

"Kuncinya hanya satu, yakni kerukunan. Kerukunan tidak akan dapat ditegakkan jika tidak ada toleransi, saling pengertian dan memahami satu sama lain yang tidak dikedepankan. Tapi di Pasaman , hal itu dapat terwujud karena semuanya saling toleransi antar satu sama lainnya," tukasnya.

baca juga: Puluhan Pelaku Usaha di Pasaman Dibekali Ilmu Manajemen Kewirausahaan

Hal itu dikatakan Bupati saat acara dialog lintas agama bersama para Kepala KUA, penyuluh agama, FKUB, tokoh agama Kristen Protestan, Khatolik, pengurus Ormas NU, Muhammadiyah dan GP Ansor, Selasa 18 April 2017 kemarin.

baca juga: Belasan Paket Besar Ganja Kering Dimusnahkan di Pasaman

Menurutnya, Kebebasan beragama sesuai dengan Pancasila dan diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dengan tujuan agar negara ini tidak menjadi negara sekuler dan tidak pula menjadi suatu negara agama.

"Jadi, setiap warga negara diberi peluang memilih suatu agama menurut keyakinannya serta hidup berdampingan antar individu dan antar umat beragama demi terpeliharanya kesatuan dan persatuan," katanya.

baca juga: Bekuk Dua Tersangka, Polres Pasaman Sita 15 Paket Besar Ganja Kering

Ia berharap, kerukunan dan toleransi kehidupan beragama tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu, Ia mengimbau, umat beragama satu sama lain untuk tidak gampang terprovokasi, terhasut oleh sesuatu isu pemecah belah kerukunan antar umat beragama.

"Kebersamaan dalam keberagaman harus terus dijaga, jangan sampai goyah karena sesuatu hal yang berniat memecah persatuan dan kesatuan bangsa serta merusak keharmonisan dan kerukunan yang telah terbina lama," ungkapnya.

baca juga: Produksi Ikan Air Tawar di Pasaman Menjadi Andalan dan Program Prioritas

[Hendra]

Penulis: Webtorial