Mahasiswa STIT-SB Ikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan saat menerima cindera mata dari Ketua STIT Syekh Burhanuddin Pariaman Rasyidah yang didampingi oleh Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni.
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan saat menerima cindera mata dari Ketua STIT Syekh Burhanuddin Pariaman Rasyidah yang didampingi oleh Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni. (KLIKPOSITIF/HERI MARTONI)

PADANG, PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin (STIT-SB) menghadiri kegiatan Sosialisai Empat Pilar MPR RI yang dihadiri oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Zulkifli Hasan sebagai pemateri di aula gedung STIT-SB, Pariaman, Kamis 13 April 2017.

Ia memberikan motivasi pada mahasiswa yang menghadiri kegiatan tersebut agar selalu semangat dalam menuntut ilmu dan menyelesaikan pendidikan di kampusnya.

baca juga: Dianggarkan Lebih Rp2 Triliun, Selisih Tukin Guru dan Dosen Terutang Sejak 2015 sampai 2018 Siap Dibayarkan

"Saya dulu tamatan Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) dan tidak belajar ilmu politik, tapi saya bisa menjadi anggota DPR bahkan sekarang menjadi Ketua MPR. Apalagi mahasiswa tamatan Perguruan Tinggi Agama Islam, saya yakin bisa jadi lebih hebat dari saya" katanya.

Ia mengatakan, Presiden Jokowi pun dulunya tamatan fakultas kehutanan, kemudian memiliki usaha mebel dan selanjutnya menjadi Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah. Ia juga pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta, dan sekarang Beliau menjadi presiden.

baca juga: Pemerintah Buka PTM Terbatas, Namun Madrasah di Zona Merah Dilarang

"Hal ini karena bangsa ini berbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, jadi siapa pun boleh bekerja, berusaha, bahkan menjadi pemimpin pada suatu daerah mana pun di Indonesia tanpa akan melihat asalnya ataupun status pendidikan yang dimilikinya. Apalagi orang-orang yang menekuni pendidikan ilmu agama, yang mana termasuk dalam cakupan sila pertama pada Pancasila, yaitu ketuhanan Yang Maha Esa," katanya.

Selain itu, ia melanjutkan, Bhineka Tunggal Ika juga harus diaplikasikan dalam kehidupan bernegara, karena Indonesia berasal dari banyak golongan dan banyak kebudayaan yang berbeda-berbeda dari setiap ras/suku bangsa.

baca juga: PTM Secara Terbatas Tidak Diizinkan Bagi Madrasah yang Ada di Zona Merah

Zulkifli menegaskan, lulusan perguruan tinggi agama Islam juga harus menegakkan hal tersebut, karena sejatinya Islam merupakan agama yang bertorelansi, saling-menghormati dan menghargai antar sesama masyarakat Indonesia.

Ia juga berpesan, mahasiswa harus harus selalu mempertahankan nilai-nilai dari Demokrasi Pancasila dengan tujuan mahasiswa bisa mempersiapkan diri menjadi yang terbaik jika tidak ingin menjadi kuli di negeri sendiri.

baca juga: DPR: Kampus Merdeka Belum Sepenuhnya Menjawab Permasalan Pendidikan Tinggi

"Adek-adek mahasiswa harus siap untuk menghadapi persaingan pada dunia kerja usai menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Jangan malas-malasan, karena saa ini kita memasuki era globalisasi. Generasi muda yang ada merupakan harapan bangsa" ujarya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni dalam sambutannya mengatakan, ia menyambut baik kehadiran Ketua MPR-RI di STIT-SB Pariaman dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

"STIT-SB Pariaman ini merupakan sekolah agama Islam milik Padang Pariaman. Semoga mahasiswa yang menuntut Ilmu di STIT-SB Pariaman dan yang mengikuti sosialisasi yang disampaikan oleh Ketua MPR merasa motivasinya meningkat dalam menuntut ilmu sehingga lulusan perguruan tinggi ini kelak juga bisa mecetak orang-orang hebat, salah satunya seperti Zulkifli Hasan," ujar Ali Mukhni yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.

[Heri Martoni]

Penulis: Webtorial