Jadi Pembina Upacara Sekolah, Wawako Solok Bagikan Kunci Hadapi UN

Wawako Solok memberikan penghormatan pada penaikan Sang Merah Putih
Wawako Solok memberikan penghormatan pada penaikan Sang Merah Putih (Humas dan Protokol Kota Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Jelang pelaksanaan Ujian Nasional bagi pelajar Sekolah Menengah Atas dan SMP sederajat yang digelar serentak bulan April dan Mei mendatang di Kota Beras Serambi Madinah, Wakil Walikota (Wawako) Solok, Reinier menghimbau pelajar terutama kelas IX dan kelas XII untuk mempersiapkan diri jauh-jauh hari.

"Belajar jangan hanya sistem Kebut Semalam (SKS), tapi di jauh hari dan persiapkan diri, jadi jelang ujian Ananda tinggal mengulang-ngulang saja mana yang belum paham," pesan Wawako Solok Reinier saat menjadi Pembina upacara di SMA N 1 Kota Solok.

baca juga: Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 11 Kasus, Empat Orang ASN

Menurut Reinier, setiap tamatan SMA atau sederajat di Kota solok tentu memiliki keinginan untuk bisa memperoleh nilai terbaik dan berujung dengan diterima di perguruan tinggi favorit kenamaan di berbagai wilayah di Indonesia.

Untuk membuka peluang dan akses tersebut, tentu harus ditunjang dengan nilai dan prestasi yang menggambarkan kualitas dari lulusan sekolah yang ada di Kota Solok. Dan Wawako Solok membagi kunci yang harus dipegang untuk mencapai prestasi tersebut.

baca juga: Dianggarkan Lebih Rp2 Triliun, Selisih Tukin Guru dan Dosen Terutang Sejak 2015 sampai 2018 Siap Dibayarkan

"Kuncinya adalah disiplin dalam membagi waktu untuk belajar dan hindari kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat dan cenderung negatif," beber Reinier di hadapan Guru dan ratusan siswa SMA N 1 Kota Solok.

Setidaknya, untuk ujian nasional tahun ini, SMA N 1 Kota Solok akan diikuti oleh 414 siswa. Siswa SMA N 1 Akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Di SMK N 1 Kota Solok yang ditunjuk sebagai salah satu sekolah sentra pelaksanaan UNBK tahun 2017.

baca juga: Pemerintah Buka PTM Terbatas, Namun Madrasah di Zona Merah Dilarang

Maraknya peredaran narkoba di kalangan generasi muda belakangan ini tidak luput dalam pesan Wawako. Ia mengingatkan para pelajar untuk mawas diri dan hati-hati dengan berbagai modus peredaran narkoba terutama jenis Sabu dan Ganja.

"Jangan sekali-kali pernah mencoba barang haram tersebut, kalau tidak ingin terjerat dan menghancurkan masa depan Ananda semuanya, ingat perjuangan orang tua untuk menyekolahkan kita semua," ungkap Reinier.

baca juga: PTM Secara Terbatas Tidak Diizinkan Bagi Madrasah yang Ada di Zona Merah

Pemerintah Kota solok bersama Forkomoimda pada Bulan Desember 2016 lalu juga sudah melakukan tes rambut bagi ribuan pelajar SMP dan SMA se Kota Solok. Tes tersebut dilakukan guna mencegah dan menangkal peredaran narkoba di kalangan pelajar.

Tes rambut tersebut akan terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Solok secara berkala, sehingga para pelajar yang betul-betul terlibat memakai narkoba bisa diketahui dan dilakukan pembinaan.

Selain ancaman jeratan narkoba, Reinier tak bosannya mengingatkan siswa untuk tidak larut dalam pergaulan yang berujung pada kenakalan remaja sebab hal ini menjadi sebuah fenomena yang acap kali terjadi di lingkungan sekolah seperti tawuran, pacaran hingga kebablasan, Bullying dan berbagai kenakalan lainnya.

"Saya minta juga kepada Guru untuk betul-betul memperhatikan perkembangan anak didik. Jangan hanya sekedar mengajarkan ilmu namun juga menjadi teladan bagi siswa," pesan Reinier.

Membangun generasi muda yang berkarakter dan berprestasi tidak hanya tugas guru di sekokah namun juga termasuk tugas orang tua siswa dan tokoh masyarakat serta pihak terkait lainnya. Sebab anak lebih banyak menghabiskan waktu di lingkungan keluarga dan masyarakat. (Khadijah)

[Syafriadi]

Penulis: Webtorial