Kota Solok Optimis Raih APN 2017

Sekretaris Daerah Kota Solok, Rusdianto dan Tim Verifikasi Propvinsi dalam FGD bersama pihak terkait lainnya
Sekretaris Daerah Kota Solok, Rusdianto dan Tim Verifikasi Propvinsi dalam FGD bersama pihak terkait lainnya (Istimewa)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Usai mendulang sejumlah prestasi tingkat Nasional beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Solok kembali optimis untuk bisa bersaing menjadi penerima penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara untuk tahun 2017.

Optimisme Pemko Solok bukan tak berdasar, sebab Kota Solok mampu meraih nilai baik pada penilaian tahap pertama beberapa waktu lalu, sehingga Kota Solok berpeluang besar menyabet penghargaan bergengsi tersebut.

baca juga: Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 11 Kasus, Empat Orang ASN

Penghargaan APN diberikan kepada pemerintah yang berprestasi dalam perencanaan pembangunan daerah, bertujuan untuk mendorong setiap daerah agar menyiapkan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan, serta menciptakan insentif bagi pemerintah daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik dan bermutu.

Adapun kategori penilaian dalam APN 2017 antara lain: Pangripta Nusantara Perencanaan Terbaik Provinsi, Pangripta Nusantara Perencanaan Peningkatan Terbesar Provinsi, Pangripta Nusantara Perencanaan Terbaik Kabupaten dan Kota, Pangripta Nusantara Inovasi Terbaik Provinsi dan Pangripta Nusantara Inovasi Terbaik Kabupaten dan Kota.

baca juga: Jamin Keamanan Pangan, Pemko Sediakan Pondok Uji Gratis di Pasar Raya Solok

"Kita yakin Kota Solok bisa meraih Anugerah Pangripta Nusantara tahun ini, dengan apa yang telah dilakukan oleh Pemko Solok bersama DPRD dan masyarakat. Apalagi secara sistem tidak kalah dengan Kota dan Kabupaten di Sumatera Barat (Sumbar)," ungkap Sekretaris Daerah Kota Solok Rudianto, Rabu 1 Maret 2017.

Namun dibalik optimisme tersebut, Rusdianto mengingatkan prestasi bukanlah tujuan semata dalam momentum tersebut, akan tetapi jauh lebih penting bagaiamana perencanaan pembangunan yang dibuat bersama berdampak luas dalam memajukan pembangunan daerah yang muaranya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

baca juga: Kasus Covid-19 Kota Solok Bertambah Sembilan, Enam Diantaranya Kontak Erat

"Semoga penilaian tahap II APN 2017 di Kota Solok dapat berjalan dengan baik dan Kota Solok menjadi salah satu yang diperhitungkan dan bisa mewakili Sumbar ke tingkat Nasional" kata Rusdianto di hadapan tim verifikasi Tahap II Anugerah Pangripta Nusantara 2017 tingkat Provinsi Sumbar di Ruangan Bappeda Kota Solok, Rabu 1 Maret 2017 di Ruangan Bappeda Kota Solok.

Menurut Rusdianto, sepanjang perjalanan Kota Solok tentu sudah banyak hal yang telah dibenahi ke arah yang lebih baik, termasuk dalam hal perencanaan pembangunan yang disusun secara terintegrasi dan terukur melalui berbagai inovasi.

baca juga: Kelurahan Berprestasi Sumbar 2021, Tanjung Paku Wakili Kota Solok

Sementara itu, Sektretaris Bappeda Kota Solok Ardinal menyebutkan, Kota Solok terpilih sebagai salah satu kabupaten/kota sebagai nominator penerima Anugerah Pangripta Nusantara tahun 2017 berdasarkan hasil penilaian tahap I RKPD kabupaten/kota tahun 2017.

“Untuk proses penilaian tahap II ini akan dilakukan melalui verifikasi terhadap proses perencanaan pembangunan, kunjungan lapangan ke Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) kota Solok dan juga melalui Focus Group Discusion (FGD),” beber Ardinal.

Untuk mendukung, penilaian tahap II ini, Pemko Solok melalui Bappeda melibatkan seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses perencanaan mulai dari tingkat Kelurahan, Camat, sektor swasta, organisasi masyarakat, media masa, OPD, perguruan tinggi, peneliti dan mahasiswa, serta anggota dewan,” jelas Ardinal.

Di sisi lain, Ketua tim penilai Anugerah Pangripta Nusantara Provinsi Sumatera Barat, Hefdi mengatakan, penilaian tahap II APN terhadap Kabupaten/Kota di Provinsi Sumbar dilakukan untuk memilih satu Kota dan satu Kabupaten yang akan dikirim ke tingkat Nasional mewakili Provinsi Sumbar.

Penilaian tahap II dilakukan untuk memverifikasi data yang sudah ada sebelumnya pada Tim Verifikasi terhadap proses perencanaan yang dilakukan di Kota Solok mulai dari tingkat Kelurahan, kecamatan sampai tingkat Kota.

“Kita akan memverifikasi bagaimana proses perencanaan pembangunan yang dilakukan di Kota Solok sebagai salah satu kota yang dipilih sebagai nominator dalam Anugerah Pangripta Nusantara tahun 2017. Apakah prosesnya melibatkan seluruh stakeholder atau tidak,” tutur Hefdi.

Dalam Focus Group Discusion (FGD) tersebut, semua perwakilan diminta untuk berbicara di hadapan tim penilai terkait pelaksanaan perencanaan pembangunan.apakah memang betul betul dilibatkan. Sebelumnya, semua yang diundang sengaja tidak diberitahu dan undangannnya secara mendadak.


Walaupun demikian, FGD tersebut berjalan dengan baik dan semua stake holder menjelaskan keterlibatannya dalam proses perencanaan pembangunan yang dilakukan di kota Solok selama ini sesuai dengan alurnya, mulai dari kelurahan hingga tingkat kota Solok. (Khadijah)

[Syafriadi]

Penulis: Webtorial