Buka Musrenbang Kecamatan Tanjung Harapan, Ini Harapan Walikota Solok

Walikota Solok meminta masyarakat mengusulkan program prioritas dalam Musrenbang.
Walikota Solok meminta masyarakat mengusulkan program prioritas dalam Musrenbang. (Istimewa)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Keterbatasan anggaran Kota Solok dalam pembangunan membuat Pemerintah Kota (Pemko) Kota Solok harus mengutamakan program pembangunan yang memang mendesak serta memiliki banyak manfaat bagi masyarakat secara luas dalam penggunaan APBD (Anggaran Pembelanjaan Daerah) tahun ini.

Untuk tahun 2017 saja, APBD Kota Solok jumlahnya kurang lebih hanya mencapai 703,73 Milyar dengan target belanja tidak lansung sebesar 264,34 Milyar dan belanja lansung sebesar 439,40 Milyar. Sementara itu, estimasi untuk tahun 2018 hanya sebesar 672,31 Milyar dan akan digunakan untuk mendanai 31 Organisasi Perangkat Daerah(OPD) yang ada.

baca juga: Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 11 Kasus, Empat Orang ASN

"Usulkan program kegiatan yang memang betul-betul mendesak dan menjadi kebutuhan prioritas serta memiliki manfaat secara luas bagi masyarakat," ungkap Walikota Solok (Wako) H. Zul Elfian saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, Rabu 22 Februari 2017.

Menurut Zul Elfian, musrenbang merupakan salah satu bagian penting dalam merumuskan rencana pembangunan yang akan dilakukan suatu daerah untuk satu tahun mendatang.

baca juga: Jamin Keamanan Pangan, Pemko Sediakan Pondok Uji Gratis di Pasar Raya Solok

Musrenbang menjadi cerminan aspirasi dan andil masyarakat untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan yang akan dilakukan di suatu daerah, dimulai dari yang terbawah yakni kelurahan hingga tingkat kecamatan di Kota Solok.

"Perencanaan yang baik merupakan bagian awal dari keberhasilan terhadap apa yang akan kita lakukan. Oleh karena itu, laksanakan proses musrenbang ini dengan baik sehingga muncul rencana pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ungkap Zul Elfian.

baca juga: Kasus Covid-19 Kota Solok Bertambah Sembilan, Enam Diantaranya Kontak Erat

Hasil musrenbang akan menjadi bahan bagi perangkat daerah dalam menyusun rancangan Rencana Kerja (Renja) OPD yang nantinya akan dituangkan dalam Renja.

Dijelaskan Walikota, dalam menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2018, salah satu prosesnya dilakukan melalui kegiatan musrenbang dan hal ini tentu harus mengacu sepenuhnya kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Solok tahun 2016-2021 sesuai dengan visi dan misi kepala daerah terpilih.

baca juga: Kelurahan Berprestasi Sumbar 2021, Tanjung Paku Wakili Kota Solok

Dalam RPJMD Kota Solok 5 tahun mendatang, ada sejumlah prioritas pembangunan yang menjadi fokus pemerintahan Zul Elfian-Reinier. Hal itu dimulai dari pembangunan mental dan pengamalan agama yang berlandaskan ABS-SBK (Adat Basandi Sara - Sara Basandi Kitabullah), penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih melalui reformasi birokrasi dan lainnya.

"Untuk dapat mencapai kondisi sesuai dengan yang kita harapkan, pemerintah daerah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Kami harapkan dukungan masyarakat demi terwujudnya masyarakat Kota Solok yang beriman, bertaqwa dan sejahtera menuju kota perdagangan dan jasa serta pendidikan yang maju dan modern," beber Zul Elfian.

Wako Solok menambahkan, proses pemilahan usulan kegiatan yang akan menjadi prioritas pembangunan tahun mendatang ini lansung didampingi oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Kepada OPD yang hadir kami minta agar mendampingi hingga selesai dam sekaligus bisa memberikan masukan sehingga ada kesinambungan antara usulan masyarakat dengan program OPD," tutupnya.

Dalam musrenbang tingkat Kecamatan Tanjung Harapan yang digelar di Aula Kantor Camat tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari perwakilan kelurahan, LPMK, Fasilitator, unsur PKK, unsur ninik mamak, pengusaha dan unsur lainnya.

[Syafriardi]

Penulis: Webtorial