Satgas Saber Pungli Kota Solok Terus Berbenah Meningkatkan Kinerja

Wawako Solok Reinier rapat koordinasi dengan satgas saber pungli kota Solok
Wawako Solok Reinier rapat koordinasi dengan satgas saber pungli kota Solok (Istimewa)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Usai dikukuhkan semenjak pertengahan Januari lalu, tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli ) hingga kini masih terus berbenah dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Satgas yang resmi terbentuk melalui Surat Keputusan (SK) Walikota Solok No: 188.45/25/2017 tentang pembentukan Unit Satgas Saber Pungli tingkat Kota Solok ini, masih mengalami sejumlah kendala untuk beroperasi secara maksimal.

baca juga: Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 11 Kasus, Empat Orang ASN

Meskipun saat ini, terkendala karena dana operasional yang minim sekali maupun sarpras (Sarana dan Prasarana) yang belum representatif, namun Satgas Saber Pungli masih terus bergerak merapatkan barisan untuk pemberantasan kegiatan pungutan liar yang ada di Kota Solok.

"Sebagai salah satu Satgas baru yang terdiri dari berbagai unsur, perlu juga pembekalan dalam rangka menyamakan pemahaman dan persepsi dalam menjalankan tupoksi," ungkap Ketua Pelaksana Saber Pungli Kota Solok, Kompol Sihana.

baca juga: Jamin Keamanan Pangan, Pemko Sediakan Pondok Uji Gratis di Pasar Raya Solok

Menurutnya, butuh keseriusan dan kerjasama dari semua pihak agar Satgas yang baru terbentuk tersebut bisa mencegah dan memberantas praktek pungutan liar yang diduga masih ada di Kota Solok.

Sementara itu, Kapolres Kota Solok Susmelawati Rosya, selaku salah seorang pembina Satgas Saber Pungli Kota Solok sangat menyayangkan banyaknya anggota Satgas Saber Pungli yang tidak proaktif dalam menjalankan tugasnya.

baca juga: Kasus Covid-19 Kota Solok Bertambah Sembilan, Enam Diantaranya Kontak Erat

"Usai dilantik itu sudah efektif langsung bekerja, pengukuhan tersebut adalah tanda kalau tim sudah resmi untuk berjalan. Tapi masih saja ada anggota yang harus menghadiri rapat malah diwakilkan kehadirannya, bagaimana mau bekerja jika seperti itu terus" tegas Kapolres saat rapat koordinasi di Aula Mapolres Kota Solok.

Kapolres perempuan pertama di Kota Solok tersebut berharap semua pihak yang terlibat dalam Satgas Saber Pungli diminta untuk benar-benar bekerja dengan serius dan menjalankannya sepenuh hati. Seluruh pokja (program kerja) tentunya harus berjalan dengan baik.

baca juga: Kelurahan Berprestasi Sumbar 2021, Tanjung Paku Wakili Kota Solok

"Petugas harus dibekali dulu agar mahir, kita lebih memprioritaskan pencegahan bukan penindakan secara hukum, makanya petugas harus siap dulu dan memiliki pemahaman yang sama," harap Kapolres.

Sementara itu, Wakil Walikota (Wawako) Solok Reinier mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Solok akan terus mengupayakan mencari solusi terbaik terkait berbagai kendala yang masih dihadapi Satgas Saber Pungli yang telah dikukuhkan lebih satu bulan lalu.

"Kita akan inventarisir semua kebutuhan Tim Satgas Saber Pungli dan bisa kita carikan solusinya bersama, yang penting satgas saber Pungli bisa berjalan dan bekerja maksimal," ungkap Reinier yang didampingi Kepala Inspektorat Susweni.

Menurut Reinir, selain pembekalan dan kesiapan dari Satgas Saber Pungli itu sendiri, dalam menjalankan tugasnya tim Satgas Saber Pungli juga harus sangat mengutamakan tindakan preventif melalui sosialisasi-sosialisasi mulai dari tatanan pemerintahan tertinggi hingga kelurahan dan masyarakat.

Saat ini, Satgas Saber pungli Kota Solok masih bermarkas di Kantor Inspektorat Kota Solok dan yang baru di kawasan Tanjung Paku kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok.

Ada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi fokus dalam pencegahan terutama yang bersinggungan langsung terhadap pelayanan masyarakat seperti Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Pendidikan dan lainnya.

"Saya rasa tidak ada pihak yang tidak setuju dengan pemberantasan pungutan liar, kita ingin Kota Solok menjadi kota yang bersih dari praktek pungutan liar dan Korupsi," tutup Reinier.

[Syafriadi]

Penulis: Webtorial