Kota Solok Butuh Sarjana Pertanian yang Lebih Berani

Wakil Walikota Solok Reinir bersama Ketua DPRD Yutriscan dan Ketua Alumni IPB Sumbar Arkadius Dt. Intan Bano.
Wakil Walikota Solok Reinir bersama Ketua DPRD Yutriscan dan Ketua Alumni IPB Sumbar Arkadius Dt. Intan Bano. (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Meski berstatus sebagai sebuah Kota dan digadang-gadangkan sebagai Kota Perdagangan dan Jasa, namun Kota Solok tidak bisa dilepaskan dari sektor pertanian . Tak ada yang menyangkal selama ini Kota Solok sudah dikenal sebagai kota penghasil beras ternama.

"Masih banyak lagi potensi pertanian yang bisa kita gali dari sektor pertanian , bukan hanya pertanian padi sawah yang selama ini sudah dikenal," beber Wakil Walikota Solok Reinier saat membuka IPB Goes to School di Gedung Kubuang XIII, Kota Solok .

baca juga: Pengurus GOW Kota Solok Periode 2021-2026 Dilantik

Menurut Reinier, Kota Solok masih banyak memiliki lahan pertanian yang hingga saat ini masih 'tidur' atau belum tergarap secara optimal sesuai dengan potensi yang ada, dibutuhkan sarjana pertanian yang terlatih menggarap peluang ini. Untuk mengoptimalkan potensi yang ada, Kota Solok membutuhkan lulusan-lulusan ahli pertanian .

Sebagai agen alih teknologi yang sudah terbilang maju dan dikembangkan untuk ditransfer kepada para petani, para sarjana pertanian ini sangat dibutuhkan perannya. Namun, banyak lulusan-lulusan pertanian yang berkulitas dengan nilai bagus dari berbagai perguruan tinggi itu terjebak dalam keraguan dan malah mencari pekerjaan di bidang lainnya.

baca juga: Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 11 Kasus, Empat Orang ASN

"Malah banyak juga lulusan-lulusan pertanian yang bercita-cita jadi Pegawai Negeri Sipil meski sempitnya peluang tersebut," beber Reinier saat membuka Sosialisasi dan Try Out SMPTN, SBMPTN oleh IPB Bogor.

Tidak kurang dari seribuan siswa kelas XII dari berbagai daerah di Sumatera Barat seperti Kota Solok , Kabupaten Solok, Solok Selatan, Kota Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya hadir memadati Gedung pertemuan terbesar di Kota Solok ini. Juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius, Ketua DPRD Kota Solok Yutriscan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Dodi Osmond.

baca juga: Sekda Kota Solok Jalani Vaksinasi Covid-19

Reinier juga berharap pelajar-pelajar Kota Solok mampu menembus perguruan tinggi pertanian terkemuka di Indonesia. Sehingga, tercipta kader-kader ahli pertanian yang akan kembali dan mengabdi di kota Solok. Hadirnya IPB sebagai salah satu universitas terkemuka di bidang pertanian membuka peluang bagi pelajar-pelajar dari Sumatera Barat khususnya kota Solok untuk berkesempatan mendalami ilmu disana.

Pada kesempatan itu, dia juga berpesan kepada para pelajar yang akan lulus SLTA atau sederajat untuk mempersiapkan diri dengan baik menghadapi Ujian Nasional dan juga SNMPTN agar bisa jebol di perguruan tinggi yang dinginkan.

“Persiapkan diri dengan baik, terutama menghadapi ujian nasional yang hanya beberapa bulan lagi akan dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia,” pesan Reinier.

baca juga: Genjot Produksi Padi, Dinas Pertanian Pessel Ajak Petani Konsisten Terapkan Tanam Jarwo

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRD kota Solok, Perguruan tinggi merupakan salah satu jembatan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia untuk mengembangkan Sumber Daya alam yang dimiliki.

“Saya yakin adik-adik pelajar yang datang hari ini memiliki motivasi tinggi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, semoga banyak yang bisa menembus perguruan tinggi yang diinginkan,” katanya.

Jelang penutupan IPB Goes to School tahun 2017 juga dilakukan penampilan presentasi terhadap berbagai program studi unggulan yang ada di IPB serta talkshow terkait berbagai trik dan tips menembus SNMPTN.

[Syafriadi]

Penulis: Agusmanto