Pemko Solok Raih Penghargaan dari KemenPAN-RB

Walikota Solok, Zul Elfian menerima penghargaan dari MenPAN-RB.
Walikota Solok, Zul Elfian menerima penghargaan dari MenPAN-RB. (Humas Pemko Solok)

Walikota Solok memperlihatkan penghargaan dari MenPAN-RB.SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Mengawali tahun 2016, Pemerintah Kota (Pemko) Solok berhasil meraih penghargaan di bidang Akuntabilitas Kinerja dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Penghargaan tersebut diberikan setelah Pemko Solok berhasil meraih nilai "B" di bidang tersebut.

"Pada tahun 2014-2015, Kota Solok baru berhasil meraih nilai C, tapi berkat kerjasama semua pihak, tahun 2016 kita berhasil meraih nilai B ," Ungkap Walikota Solok H. Zul Elfian usai menerima penghargaan di Hotel Grand Preanger Bandung, Rabu lalu.

baca juga: Pengurus GOW Kota Solok Periode 2021-2026 Dilantik

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh MenPAN-RB, Asman Abnur. Kota Solok menjadi salah satu dari 4 kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang menerima penghargaan tersebut. Kota Solok berhasil meraih predikat B setelah berhasil mengumpulkan nilai 60,5 dari tim penilai.

Disebutkan Zul Elfian, tujuan evaluasi ini untuk menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil (outcome) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang berorientasi pada hasil (result oriented government).

baca juga: Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 11 Kasus, Empat Orang ASN

Dari hasil evaluasi menunjukkan tingkat efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerja, kualitas pembangunan budaya kerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasilnya. Pemko Solok sudah menunjukkan hasil yang memadai.

Zul Elfian menjelaskan, Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja ini yang berpedoman pada Permen PAN-RB No.12 tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah harus ditunjukkan dengan kesiapan lewat penyusunan RPJMD, RKPD, Renstra SKPD serta Renja yang memuat penilaian kinerja.

baca juga: Sekda Kota Solok Jalani Vaksinasi Covid-19

Langkah positif yang telah dilakukan Pemko Solok dalam meningkatkan kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan Pemerintahan, sehingga Kota Solok memperoleh penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) RI dengan predikat B

Penghargaan yang diberikan oleh Kemenpan RB merupakan cerminan Kota Solok telah berhasil menperbaiki kinerja pada birokrasi, hal itu terbukti dengan adanya komitmen Walikota beserta pejabat dan pimpian SKPD untuk menetapkan sasaran strategis dan ukuran kinerja yang lebih berorientasi hasil (outcome) melalui perbaikan indikator kinerja utama (IKU).

baca juga: Akrab Dengan Teknologi, Anak Muda Punya Peluang Besar Mengembangkan Usaha

“Komitmen tersebut juga ditindaklanjuti dengan meningkatkan kualitas sasaran strategis Perjanjian Kinerja (PK), menjadi lebih berorintasi hasil (outcome) dengan indikator kinerja yang lebih relevan dan terukur,” jelasnya.

Selain itu, Kota solok telah mengupayakan penjabaran sasaran strategis dan indikator kinerja pada perjanjian kinerja kepala SKPD kepada eselon III dan IV dalam rangka mendorong terciptanya ukuran kinerja yang lebih objektif, terukur dan relevan dengan tugas dan fungsi yang ditetapkan.

Namun demikian, Zul Elfian tidak lantas berbangga dengan raihan yang dicapai saat ini. SKPD jangan berbangga dulu , tapi bagaimana tahun berikutnya bagaimana predikat dan prestasi ini dapat ditingkatkan.

"Jangan sampai penghargaan ini membuat kita terlena, tapi berusaha mempertahankan bahkan harus lebih meningkat ke depannya," beber Zul Elfian.

Untuk mewujdukan cita-cita meraih predikat yang lebih baik tahun berikutnya, pemerintah kota Solok akan meningkatkan diberbagai aspek dan melakukan asistensi yang diberikan oleh Kementerian PAN RB.

Dengan perjanjian kinerja dan indikator kinerja utama SKPD, diantaranya penyempurnaan perjanjian kinerja dan indikator perjanjian utama di level eselon III dan IV sehingga terciptanya keselarasan penjabaran kinerja dengan perjanjian kinerja dan indikator kinerja utama pada level kepala SKPD.

[Syafriadi]

Penulis: Agusmanto