Cegah Corona, Wako Solok Minta Masyarakat Patuhi Pembatasan Jam Malam

Wako Solok, Zul Elfian saat rapat koordinasi dengan tim SK4. (Prokomp)
Wako Solok, Zul Elfian saat rapat koordinasi dengan tim SK4. (Prokomp) (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Bangun koordinasi dalam pencegahan dan penanganan virus Corona, Wali Kota (Wako) Solok , Zul Elfian menggelar rapat internal bersama tim Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK4), Selasa (7/4/2020) di Balaikota Solok .

Menurutnya, berbagai instruksi dan himbauan sudah disampaikan oleh pemerintah pusat dan daerah kepada masyarakat dalam upaya percepatan pencegahan penyebaran virus Corona.

baca juga: Pemko Solok Bagikan Sembako Bagi Relawan

"Kita juga sudah mengeluarkan maklumat bersama Pemerintah daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan tokoh masyarakat terkait pembatasan aktivitas masyarakat pada malam hari untuk mencegah penyebaran Corona," terangnya.

Sejumlah penekanan disampaikan dalam maklumat bersama tersebut, secara umum menghimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas diluar rumah atau di tempat keramaian pada malam hari dari pukul 22.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB.

baca juga: Tenggelam di Embung, Seorang Pelajar Solok Meninggal Dunia

Menurutnya, pemberlakukan jam malam harus dilakukan mengingat semakin meningkatnya jumlah Pelaku Perjalanan Dari Daerah Terjangkit (PPT) serta Orang Dalam Pantauan. Hal itu demi menekan resiko Penyebaran virus.

Kendati demikian, dikatakannya, dalam tahap awal, masih banyak juga masyarakat yang belum mematuhi maklumat tersebut, dan setelah dilakukan penegasan dari tim SK4 kota Solok mayoritas masyarakat sudah mengikuti maklumat yang disampaikan.

baca juga: Tagana Kota Solok Kembangkan Budikdamber, Alternatif Usaha di Tengah Wabah Corona

"Alhamdulillah, warung-warung yang beroperasi pada malam hari sudah mematuhi jam malam yang kita sampaikan, perkumpulan masyarakat serta masyarakat yang keluyuran malam sudah mulai tidak ada, kita imbau masyarakat untuk mematuhi yang dikeluarkan," tutur Zul Elfian.

Menurut Wako, selain upaya pencegahan yang sudah dilakukan seperti penyemprotan desinfektan, kesadaran serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, sederhananya dengan mengikuti maklumat dan himbauan yang disampaikan.

baca juga: Kota Solok Gelar Kompetisi Inovasi New Normal, Hadiahnya Puluhan Juta

"Mari kita bantu diri, keluarga dan lingkungan dengan membatasi kegiatan diluar rumah, menghindari tempat-tempat ramai dan menunda bepergian atau pulang dari daerah-daerah terjangkit Corona serta melaporkan diri kalau memang baru kembali dari daerah terjangkit," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkar dan Satpol PP kota Solok , Ori Affilo mengatakan, untuk saat ini seluruh kegiatan penanganan Covid-19 telah dilakukan seperti penutupan warnet, playstation, bilyard dan karaoke keluarga.

"Tentunya, sebelum melakukan penegakan maklumat, kita melakukan sosialisasi secara persuasif terhadap pusat-pusat keramaian yang beroperasi malam hari, perlu kita perbanyak penyebaran maklumat sehingga informasinya sampai pada seluruh masyarakat," terangnya.

Wakil ketua DPRD Kota Solok , Efriyon Coneng mengatakan, tim SK4 harus tegas dalam menjalankan setiap aturan dan maklumat yang disampaikan demi keselamatan seluruh masyarakat.

"Karena aturannya sudah jelas, jangan ragu-ragu lagi mengambil tindakan, karena tegasnya kita ini juga dalam melindungi masyarakat kita sendiri," tuturnya.

[Syafriadi]

Editor: Khadijah