Tekan Potensi Penyebaran, Wako Solok Minta PTT Segera Melapor

Wako Solok, Zul Elfian memantau posko penanganan COVID-19.
Wako Solok, Zul Elfian memantau posko penanganan COVID-19. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

KLIKPOSITIF - Terhitung sampai 29 Maret 2019, Sebanyak 53 orang warga kota Solok terdata sebagai Orang Dalam Pantauan (ODP) gugus tugas penanganan Corona kota Solok . Jumlah tersebut meningkat drastis dari hari sebelumnya yang hanya tercatat sebanyak 38 orang.

Sebarannya meliputi kawasan Tanah Garam sebanyak 13 ODP, Kelurahan VI Suku 5 ODP, Kelurahan Kampung Jawa 8 ODP, Kelurahan Nan Balimo 4 ODP, kelurahan Laing 2 ODP, Tanjung Paku 4 ODP, kelurahan PPA 2 ODP Kelurahan Aro IV Korong 1 ODP, Simpang Rumbio 7 ODP, kelurahan KTK 5 ODP dan IX Korong 2 ODP.

baca juga: Pemko Solok Bagikan Sembako Bagi Relawan

Sementara itu, jumlah Pelaku perjalanan dari daerah terjangkit (PTT) saat ini berjumlah 313 orang. Jumlah tersebut juga meningkat dari hari sebelumnya yang terpantau berjumlah sebanyak 233 orang.

Wali Kota (Wako) Solok , Zul Elfian meminta masyarakat yang baru saja kembali dari daerah terjangkit untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat atau posko penanggulangan COVID-19 kota Solok .

baca juga: Tenggelam di Embung, Seorang Pelajar Solok Meninggal Dunia

"Bagi masyarakat yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah atau negara terjangkit untuk melaporkan diri kepada petugas di puskesmas atau Posko COVID-19 untuk dilakukan screening," sebut Zul Elfian, Minggu (29/3/2020).

Menurutnya, pemeriksaan awal sangat perlu dilakukan untuk mendeteksi adanya kemungkinan potensi penyebaran virus Corona di kota Solok . Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan demi keselamatan bersama.

baca juga: Tagana Kota Solok Kembangkan Budikdamber, Alternatif Usaha di Tengah Wabah Corona

"Untuk penanganan COVID-19 di kota Solok , kita sudah siapkan satu posko induk di RSUD Kota Solok yang ada di kawasan Banda Panduang dan juga ada posko di Terminal Bareh Solok serta posko bantuan Kodim 0309 Solok dan RST disamping RST," sebutnya.

Pemerintah kota Solok juga menyediakan pusat informasi perkembangan penanganan COVID-19 di kota Solok , masyarakat bisa mengakses informasi melalui https://Corona.solokkota.go.id. informasi terus diperbaharui setiap hari.

baca juga: Kota Solok Gelar Kompetisi Inovasi New Normal, Hadiahnya Puluhan Juta

Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi call center jika ditemukan adanya berbagai hal soal dugaan penyebaran Corona di kota Solok , termasuk melaporkan adanya warga yang baru pulang bepergian dari daerah terjangkit.

Call Center COVID-19 kota Solok diantaranya PSC 119 SMASH CARE'S, 0812 6995 1098, 0812 6702 6289 dan 0822 8898 9801. Masyarakat bisa menghubungi call center tersebut kapanpun dan betul-betul terkait perkembangan Corona di kota Solok .

Dalam langkah pencegahan, gugus tugas penanganan COVID-19 kota Solok dan pihak terkait telah melakukan berbagai langkah meliputi penyemprotan desinfektan di berbagai fasilitas umum. Mengeluarkan himbauan untuk menghindari kegiatan yang melibatkan banyak orang, membatasi kegiatan diluar rumah dan lainnya.

Selain itu, kegiatan belajar sekolah yang ada di kota Solok juga sudah dialihkan ke rumah masing-masing siswa selama 14 hari. Terkait kegiatan keagamaan, pihak MUI Kota Solok juga sudah mengeluarkan surat keputusan soal penghentian sementara salat Jum'at dan salah berjemaah di masjid dan Musala serta menunda kegiatan dakwah yang melibatkan banyak orang.

[Syafriadi]

Editor: Khadijah