Geliat Pariwisata Kota Solok dalam 4 Tahun Zul Elfian-Reinier

Wako Solok Zul Elfian dan Wawako Reinier saat menerima piagam MURI untuk tradisi Arak Bako terbanyak.
Wako Solok Zul Elfian dan Wawako Reinier saat menerima piagam MURI untuk tradisi Arak Bako terbanyak. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA , KLIKPOSITIF - 17 Februari 2020, genap sudah Zul Elfian-Reinier memimpin kota Solok . Beragam program digulirkan dalam memajukan daerah berjuluk Kota Beras Serambi Madinah tersebut, termasuk bidang Pariwisata.

Setidaknya, berbagai upaya dilakukan untuk menggerakkan sektor satu ini. Pembenahan infrastruktur pariwisata terus digeber, sehingga objek wisata yang ada lebih layak untuk dikunjungi.

Tidak hanya itu, berbagai program untuk peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pariwisata juga tidak ketinggalan dilakukan. Sejumlah kelompok sadar wisata (Pokdarwis) menjadi agen dalam merangsang kepedulian masyarakat terhadap pengembangan pariwisata.

Baca Juga

Setidaknya, program yang digagas oleh Wako dan Wawako Solok menjadi pemicu semangat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih terpacu. Kegigihan pimpinan daerah mesti dibarengi oleh segenap aparatur.

Menurut Zul Elfian, membangun pariwisata bukanlah hal yang mudah. Perlu perencanaan yang matang dan terintegrasi dengan semua pihak. Harus ada sesuatu yang khas untuk menarik kunjungan wisatawan datang ke kota Solok .

"Hal paling mendasar membangun pariwisata adalah, apa yang bisa kita tawarkan untuk 'membujuk' wisatawan mau datang ke daerah kita, perlu ada yang beda dibanding dengan daerah lain," sebut Zul Elfian.

Hal ini seakan menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Solok bersama masyarakat untuk menciptakan berbagai kreatifitas dalam menggali dan mengemas potensi yang dimiliki, baik secara objek wisata dan event yang bisa menarik perhatian wisatawan.

Sejatinya, ulas Zul Elfian, kekayaan potensi kota Solok tidak kalah dibanding daerah lain kendati minim Sumber Daya Alam, kekayaan seni tradisi dan budaya yang dikemas dengan kreatif akan menjadi magnet pariwisata.

Hal tersebut tergambar dari serangkaian kalender event yang dilakukan pemerintah daerah melaluinya dinas Pariwisata kota Solok setiap tahun. Dibumbui dengan kearifan lokal daerah, event tersebut terasa lebih berarti.

Pagelaran pawai budaya yang dikemas dengan agenda daerah Baralek Gadang, Arak Bako dan Sumarak Anak Nagari hingga Silek Lanyah juga telah ditetapkan sebagai kalender daerah.Kekayaan budaya menjadi andalan untuk menarik kunjungan masyarakat luar.

Selain event budaya, event olahraga juga adventure dianggap sebagai cara jitu juga untuk mendatangkan masyarakat luar ke kota Solok . Event Jelajah Alam Bareh Solok dengan motor trail hingga Basipeteang dikemas untuk mendatangkan wisatawan.

"Program-program yang dilakukan merupakan upaya untuk mewujudkan Visit Koto Solok 2020 dalam rangka menggerakkan perekonomian masyarakat dan daerah," tutupnya.

Usaha Pemko Solok menggerakkan seluruh potensi wisata di kota Solok tentunya berdampak nyata. Jumlah kunjungan wisata terus meningkat. Keseriusan dan kepedulian Pemko terhadap pariwisata bahkan juga diakui dengan diraihnya peringkat 2

kategori The Most Improved dalam Anugrah Peduli Wisata Award 2018.

[Syafriadi]

Baca Juga

Editor: Khadijah